Politik

Istana soal Surat AHY Terkait Kudeta : Kami Tak Perlu Jawab, Itu Internal Partai Demokrat!

Aisyah Isyana - 04/02/2021 13:05

Beritacenter.COM - Pihak istana membenarkan prihal telah menerima surat dari Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait isu kudeta ketum partai. Kendati begitu, Istana enggan menanggapi isu itu, lantaran urusan internal partai Demokrat.

"Kami sudah menerima surat itu, dan kami rasa kami tidak perlu menjawab surat tersebut karena itu perihal dinamika internal partai, itu adalah perihal rumah tanggal internal Partai Demokrat, yang semuanya sudah diatur di dalam AD/ART," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno seperti disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).

Baca juga :

Adapun penyampaian surat itu sebelumnya disampaikan Ketum AHY. Istana menerima surat itu setelah diantarkan oleh Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

"Kami sudah menerima surat dari Pak AHY yang ditujukan kepada Bapak Presiden, diantar langsung oleh Pak Sekjen Partai Demokrat," ujar Pratikno.

Pengiriman surat AHY ke Presiden Jokowi dilakukan guna mendapat klarifikasi soal isu kudeta ketum. Sementara nama kepala staf Kepresidenan Moeldoko juga disebut masuk ke pusaran isu ini. Namun, isu itu dibantah Moeldoko dan menegaskan dirinya tak tahu enahu soal surat AHY.

"Ya tadi itu artikan sendiri tadilah. Orang ngopi-ngopi kok lapor Presiden, yang nggak-nggak aja. Itu sajalah kira-kira. Clear kan, ya," ujar Moeldoko saat konferensi pers di kediamannya, Jalan Terusan Lembang, Jakarta Pusat, Rabu (3/2).

Sekedar diketahui, AHY disebut mendapat info gerakan yang didukung sejumlah menteri dan pejabat penting di lingkaran Jokowi. AHY pun akhirnya mencari konfirmasi soal isu tersebut.

"Tentunya kami tidak mudah percaya dan tepat mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam permasalahan ini," ungkap putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

"Karena itu, tadi pagi saya telah mengirimkan surat secara resmi kepada yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari beliau terkait kebenaran berita yang kami dapatkan ini," sambungnya.

TAG TERKAIT :
Istana negara Partai Demokrat AHY Mensesneg Moeldoko Kudeta Demokrat

Berita Lainnya