Politik

Partai Rakyat Nilai Tudingan AHY ke Muldoko soal Kudeta PD Hanya Kegenitan Elektoral

Anas Baidowi - 07/02/2021 14:10
Wasekjen I DPP Partai Rakyat, Petrodes M. Mega S. Keliduan

Beritacenter.COM - DPP Partai Rakyat menilai tudingan Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko soal isu kudeta PD hanyalah kegenitan elektoral. Sebab menurutnya, konflik dalam partai politik sebenarnya tidak bisa dihindarkan.

"Bagi saya, dalam politik, konflik adalah konsekwensi-konsekwensi logis yang mau tidak mau, siap atau tidak siap, pasti akan berhadapan dan bersentuhan dengannya,” kata Wasekjen I DPP Partai Rakyat, Petrodes M. Mega S. Keliduan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/2/2021).

Menurut Petrodes, konflik yang dihadapi Partai Demokrat itu semacam drama yang sengaja dibuat-buat untuk mengganggu perhatian Presiden Jokowi menangani dan menanggulangi pandemi COVID-19.

Menurutnya, Masalah internal Demokrat itu menjadi besar karena ulah kader-kadernya yang dinilai terlalu genit. Sehingga publik pun lebih memperhatikan masalah internal demokrat ketimbang bagaimana menanggulangani pandemi COVID-19.

“Saya menganggap itu hanya kegenitan elektoral saja. Artinya drama ini hanyalah upaya genit kader-kader demokrat memindahkan fokus publik yang sedang fokus membenahi masalah COVID ke masalah remeh-temen internal demokrat. Apalagi sampai mengganggu fokus Presiden, tidak elok lah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa terungkapnya persoalan internal Demokrat ke ruang publik justru membuat AHY selaku ketua umum terlihat tidak mampu mengelola partai.

“Sebenarnya bukan Moeldoko dan 5 oknum lainnya yang menurut AHY mengintervensi Partai Demokrat, Justru AHY lah yang secara sadar maupun tidak sadar telah mengungkapkan kelemahan beliau selaku ketua partai politik yang berkuasa. Saya prihatin Partai sekelas demokrat menggunakan cara-cara murahan untuk mencari panggung, sekali lagi saya prihatin,” tandasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center Demokrat AHY Moeldoko Isu Kudeta Demokrat Partai Rakyat

Berita Lainnya