Opini

Anies Harus Pensiun 2022

Indah Pratiwi Budi - 08/02/2021 08:47
Oleh : Thomy Setiawan

Ikut prihatin (tapi boong....)

Setelah parpol besar GOLKAR yg terang-2 an menolak merevisi UU 10/2016, maka kini giliran parpol besar lainnya, NASDEM, juga menyatakan menolak revisi UU.

Artinya, sudah 6 parpol besar yg tetap ingin Pilkada-Pilpres serentak di 2024, yaitu PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PPP dan PKB.

Sesuai amanah UU 10/2016, maka PILKADA (Bupati, Walikota, Gubernur) dan PILPRES, akan dilaksanakan secara serentak di 2024

Artinya, para provinsi yg Gubernurnya sudah habis masa jabatannya di 2022, akan dipimpin oleh PJS (pejabat sementara) yg ditunjuk oleh Mendagri.

Dan sistem PJS untuk Gubernur / Walikota ini sudah diterapkan di beberapa kabupaten & provinsi pada 2018 & 2020, dan terbukti berjalan baik

> PJS memiliki wewenang setara Gubernur definitif dan bisa mengajukan APBD

> Selama 2018 dan 2020 para PJS Gubernur / Walikota bertanggung jawab kepada DPRD, dan terbukti berjalan baik

> Terbukti tidak ada oligarki kekuasaan, sistem ketatanegaraan tetap berjalan baik

Awalnya gagasan Pilkada-Pilpres serentak adalah di 2020, dan belakangan diundur menjadi 2024, dan ini sudah melewati pertimbangan yg sangat panjang, bukan sebuah ide yg muncul tiba-tiba.....

Bagaimana Gubernur DKI Anies Baswedan?

Anies akan habis masa jabatannya di 2022, lalu Mendagri akan menunjuk PJS Gubernur DKI 2022-2024.

Dan PJS Gubernur DKI ini akan mempunyai kewenangan ANGGARAN yg setara Gubernur definitif.

TGUPP DKI? Mbuh gimana nasibnya nanti...

Dan yg jelas, Anies akan kehilangan panggung utk ambisinya di 2024.

(nangis tapi boong)

Anies akan setara dengan Ganjar Pranowo, sama-sama "pensiun" dulu selama 2 tahun sebelum Pilpres 2024.

Makanya gak heran, PKS yg paling mati-matian memperjuangkan agar 2022 tetap ada Pilkada DKI.

Nasdem secara mengejutkan berubah haluan...


Akhir kata :

Saya ikut prihatin lah sama Anies Baswedan

(tapi boong.....)

Dari Kompas TV :

Partai Nasdem yang semula ingin melakukan revisi Undang-undang Pemilu, kini berubah haluan.

Lewat pernyataan Ketua Umum Surya Paloh, Nasdem kini satu barisan dengan partai pendukung pemerintah menolak revisi Undang-undang Pemilu.

"Bangsa Indonesia saat ini tengah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi akibat Covid-19," kata Surya, Jumat (5/2/2021).

Karena wabah tersebut, Surya menilai perlunya menjaga soliditas partai-partai politik dalam koalisi pemerintahan, dan bahu-membahu menghadapi pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian bangsa.


Sumber : Status Facebook Thomy Setiawan

TAG TERKAIT :
Anies Baswedan Anies Gubernur terbodoh Anies Gubernur Terbodoh Anies Gubernur Pembohong Gubernur Pembohong

Berita Lainnya