Kriminal

Para Santri Ponpes Jombang Dipulangkan, Pasca Skandal Cabul Kiai Terbongkar

Aisyah Isyana - 16/02/2021 15:20

Beritacenter.COM - Skandal pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan pimpinan Ponpes di Jombang terhadap para santriwati, akhirnya terbongkar. Setelah polisi menangkap Kiai S (50), semua santri di Ponpes itu dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.

Pantauan dilokasi, tak ada aktivitas apapun di dalam pondok yang terletak di pemukiman penduduk di Kecamatan Ngoro, Jombang. Tak ada satupun papan nama pada pintu masuk ke ponpes tersebut. Para santri disebut sudah di pulangkan sejak tiga hari yang lalu.

Baca juga :

"Santri sudah pulang semua sejak tiga hari yang lalu," kata MI (43), warga yang tinggal di depan ponpes kepada wartawan, Selasa (16/2/2021).

Dari data yang dirilis Polres Jombang, ponpes pimpinan kiai S itu sudah berdiri sejak 20210 lalu. Hingga saat ini, pesantren itu sudah memiliki sekira 300 santri putra dan putri, dengan usia beragam mulai dari 3 tahun sampai 25 tahun. Mereka tinggal di asrama yang disediakan pesatren. Sementara rumah Kiai S, juga berada dilingkungan Ponpes tersebut.

Dikatakan Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Christian Kosasih, pemulangan para santri di ponpes itu dilakukan bertahap sejak sebelum Kiai S ditangkap akibat kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap santriwati, Selasa (9/2) malam.

"Yang memulangkan pihak pondok sendiri. Mungkin karena sedang pandemi COVID-19 saja. Kami tidak tanya sampai ke sana," terangnya.

Aksi pencabulan dan persetubuhan yang dilakukan S terhadap para satriwatinya diketahui terjadi pada 2019-2020. Pria yang sudah memiliki istri dan anak ini mencabuli korban dengan modus membangunkan para santriwatinya untuk salat tahajud pada tengah malam. Setelah korban salat, barulah Kiai S mencabuli para korban di asrama putri di ponpes tersebut.

Tak hanya mencabuli, Kiai S juga mencekoki korban dengan doktrin menyimpang, agar para santriwatinya mau disetubuhi. Dia menyebut, alat kelamin perempuan adalah jalan yang mulia, karena menjadi jalan lahirnya para pemimpin. Menurutnya, berhubungan suami-istri itu adalah perbuatan mulia.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Kiai S ditahan di Rutan Polres Jombang sejak Selasa (9/2) malam. Dia disangka dengan Pasal berlapis. Yakni Pasal 76E juncto Pasal 82 ayat (1) dan (2) dan Pasal 76D juncto Pasal 81 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara sudah menantinya.

TAG TERKAIT :
Pencabulan Berita Kriminal Indonesia Pimpinan Ponpes Cabuli Santri Ponpes Jombang

Berita Lainnya