Ekonomi

KABAR BAIK! Rumput Laut dari Batam Diminati Pasar Dunia

Lukman Salasi - 17/02/2021 14:11
FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Komoditas rumput laut kini menjadi salah satu primadona di Batam, Kepulauan Riau. Terbukti selama tahun 2020 kemarin, permintaan rumput laut dari Batam tergolong tinggi untuk pasar ekspor.

"Rumput laut kini menjadi komoditas yang menghasilkan di Batam sebagai daerah pulau," kata Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Batam, Anak Agung Gde Eka Susila, Senin (15/2/2021).

Merujuk data lalu lintas ekspor 2020, kata Agung, 920,9 ton rumput laut jenis dried sargassum seawed telah diekspor ke Tiongkok. Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai USD 179,827. 75 yang terbagi dalam 17 kali pengiriman.

Kemudian frekuensi ekspor jenis spinosum mencapai 5 kali untuk pasar Vietnam. Jumlah yang diekspor sebanyak 129 ton dengan nilai sebesar USD 92,791.12 .

"Selanjutnya jenis Sargassum cutting yang sudah 5 kali kirim ke Jepang. Totalnya mencapai 100,02 ton dengan nilai USD 21,583.65, " sambungnya.

Agung juga memastikan tidak ada penolakan dari pengiriman rumput laut ke negara tujuan ekspor. Total, selama 2020, SKIPM Batam melakukan 27 kali pengiriman dengan volume sebanyak 1.149,92 ton.

"Nilai ekspor rumput laut dari Batam selama 2020 mencapai USD 294,202.52 ," terang Agung.

Dia berharap, tahun ini ekspor rumput laut dari Batam semakin meningkat. Terlebih komoditas ini sudah banyak membantu masyarakat nelayan yang selama ini hanya menggantungkan hidupnya mencari ikan.

Saat ini terdapat sekitar 150 Kepala Keluarga nelayan yang bisa menghasilkan rata-rata 180.000-200.000/hari atau sekitar Rp6 jutaan perbulan dari hasil mengumpulkan rumput laut.

"Tentu kita berharap tahun ini bisa meningkat, dan kami dari karantina, siap memberikan kemudahan pelayanan," tandasnya.

TAG TERKAIT :
Batam Berita Center KKP Rumput Laut Pasar Ekspor Pasar Dunia SKIPM Batam

Berita Lainnya