Travel

Gali Pekarang Buat Kolam Ikan Koi, Warga Tulungagung Dapati Arca Diduga Sisa Majapahit

Aisyah Isyana - 17/02/2021 18:40

Beritacenter.COM - Warga Tulungagung menemukan dua buah arca diduga peninggalan masa Kerjaan Majapahit, saat tengah menggali kolam ikan koi. Dua buah arca yang diduga cagar budaya itu ditemukan dipekarang rumah warga bernama Ahsin Ashari, tepatnya di Desa Banjasari, Kecamatan Ngantru, Tulungagung,

Selain arca, warga juga mendapati tempayan, umpak, dan struktur batu bata merah di lokasi tersebut. Penemuan barang-barang diduga peninggalan Majapahit itu bermula saat Ahsin Ashari hendak menggali pekarangan dibelakang rumahnya untuk dijadikan beberapa petak kolam ikan Koi. Alhasil, penggalian dengan alat berat pun dlakukan di lokasi.

Baca juga :

"Waktu finishing yang sebelah barat tahu-tahu ada batu, dikira itu adalah pondasi, karena sebelumnya di sini pernah ada bangunan kandang ayam. Ternyata setelah dilihat arca," kata Ahsin Ashari, Rabu (17/2/2021).

Ahsin menjelaskan, arca pertama yang ditemukan berukuran sedang, namun patah pada bagian kaki karena terkena alat berat. Sementara arca kedua ditemukan satu meter dari penemuan arca pertama. Kemudian benda-benda kecil lainnya seperti umpak batu dan pecahan tempayan ditemukan di sekitar galian tersebut.

"Ini kedalamannya sekitar satu meter, kemudian di sini juga banyak bata-bata berukuran besar. Karena mirip benda cagar budaya, kemudian kami menghubungi petugas purbakala, siapa tahu masih ada yang lainnya," jelasnya.

Saat ini, dua arca dan beberapa temuan diduga peninggalan Majapahit itu disimpan dirumah Ahsin. Sementara proses penggalian dititik pertama penemua untuk sementara dihentikan.

Dikatakan Koordinator Wilayah (Korwil) BPCB Jatim wilayah Tulungagung Hariyadi, pihaknya telah mendatangi lokasi penemuan arca yang berlokasi di lingkungan Pesantren Banjarsari itu.

"Iya, memang betul ada temuan benda yang diduga adalah cagar budaya di Desa Banjarsari, Ngantru. Ada dua arca, kalau jenisnya biar nanti tim melakukan penelitian dulu, apakah Wisnu atau Siwa," kata Hariyadi.

Sementara soal penemuan arca-arca itu, Hariyadi menyebut pihaknya akan melakukan penelitian lanjutan bersama BPCB Trowulan, Jumat mendatang. Proses penelitian juga akan dilakukan terhadap struktur batu bata yang ditemukan di sekitar kolam.

"Kalau benda seperti tempayan itu kemungkinan tempat sesaji, kemudian batu yang mirip umpak, tapi ukurannya kecil," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Tulungagung Arca Peninggalan Majapahit Cagar Budaya Arca Peninggalan Majapahit

Berita Lainnya