Kriminal

Diduga Jual Senpi ke KKB, 2 Oknum Polisi di Maluku Terancam Pidana-Sanksi

Anas Baidowi - 22/02/2021 22:43
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Dua orang oknum polisi di Malu ditangkap atas dugaan menjual senjata api (senpi) dan amunisi ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Kedua oknum polisi itu pun terancam sanksi pidana hingga etik.

Polda Maluku mengatakan tengah mendalami kasus penjualan senpi dan amunisi ke KKB ini. Terdapat indikasi keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

"Terkait dengan yang disampaikan bahwa jual senjata ke KKB, sementara masih kami kembangkan terus. Karena dia tidak langsung menjual ke sana," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Mohamad Roem Ohoirat, kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Hingga saat ini, indentitas kedua oknum polisi tersebut belum diketahui. Polda maluku juga tengah mendalami soal jumlah senjata dan sejak kapan oknum polisi tersebut menjual senjata ke Papua.

"Tapi dia menjual ke si A, lalu si A menjual ke si B, dari B ke C. Dan C kemudian terakhir di sana. Jadi sementara kita masih melakukan pendalaman. Masih perlu pendalaman karena terkait dengan orang lain. Untuk sementara demikian," katanya.

Polda Maluku menegaskan tidak akan melindungi dan akan ditindak tegas oknum yang terlibat.

"Tapi untuk anggota yang terlibat itu sudah pasti kita akan ambil tindakan tegas, tidak akan dilindungi. Karena kalau memang ada tujuan kita melindungi, tidak akan kita mau melakukan penangkapan dan penahanan terhadap mereka. Jadi biar mereka nanti mempertanggungjawabkan perbuatannya baik itu pidana maupun kode etik sesuai dengan ketentuan yang ada di kami," jelasnya.

Selain itu, Divisi Propam Polri juga mengirimkan tim khusus guna mendampingi Propam Polda Maluku dalam menyelidiki kasus tersebut. Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan, kedua polisi itu akan diajukan ke pengadilan apabila terbukti melakukan tindak pidana tersebut.

"Apabila 2 anggota Polri (masing-masing dari Polresta Pulau Ambon dan Polres Pulau Lease) melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan, yaitu melakukan jual-beli senjata maupun amunisi kepada KKB Papua, karenanya akan diajukan ke pengadilan," tutur Sambo melalui keterangan tertulis, Senin (22/2).

"Sidang Komisi Etik Propam Polri akan segera dilakukan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkrah," sambungnya.

TAG TERKAIT :
Oknum Polisi Berita Center Senpi KKB Polda Maluku Propam polri Jual Senpi

Berita Lainnya