Nasional

Polri Bangun Koordinasi Tindaklanjuti Dugaan Penyalahgunaan Dana Otsus Papua

Baharuddin Kamal - 24/02/2021 08:37
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menyebut bakal mengumpulkan aparat penegak hukum untuk menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Menanggapi hal itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain dalam penyelidikan kasus ini.

"Tentunya kita akan berkoordinasi, masalah seperti itu tidak hanya Polri saja yang menyelesaikan," ujar Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Selasa (23/2/2021).

Rusdi mengungkap instansi lain juga terlibat untuk bersama-sama dengan Polri mengusut penyelewengan dana otsus Papua. Pasalnya, Menko Polhukam Mahfud Md telah mengumpulkan Kejaksaan Agung, KPK, serta Polri untuk segera melakukan penegakan hukum di Papua.

"Ini keterkaitan dengan instansi yang lain," tandasnya.

Sebelumnya, Mahfud MD menegaskan bakal menindaklanjuti dan mengumpulkan aparat penegak hukum mulai dari Kejaksaan Agung, KPK, dan Polri agar penegakan hukum segera melakukan penegakan hukum di Papua.

"Soal penegakan hukum ini selalu saya dengarkan bila berdialog dengan masyarakat dan tokoh Papua. Karena itu kami menindaklanjuti, kami mengumpulkan Kejaksaan Agung, KPK, Polri, untuk membawa aspirasi ini, penegakan hukum akan kita tindaklanjuti," ujar Mahfud.

Terkait berbagai usulan lain termasuk pemekaran provinsi, Menko Polhukam menegaskan akan menindaklanjuti dengan dua langkah. Pertama, proses legislasi yang nanti akan disampaikan ke tim melalui Kemendagri.

"Kedua, saya sudah minta deputi satu Kemenko Polhukam untuk segera memetakan agar wilayah pemekarannya tepat, termasuk mengkaji usulan dari para kepala derah dan tokoh masyarakat tadi," tegas Mahfud.

TAG TERKAIT :
KPK POLRI Kejagung Berita Center Kasus Korupsi Dugaan Korupsi Dana OTSUS Papua

Berita Lainnya