Nasional

KKP Kembalikan Penyu Tempayan yang Tersangkut Kail Nelayan ke Habitatnya

Lukman Salasi - 26/02/2021 10:02
FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar melepasliarkan satu ekor Penyu jenis Tempayan (Caretta caretta) di Pantai Talise, Teluk Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Dijelaskan dalam keterangan resmi KKP, Kamis (25/2/), pelepasan dilakukan bersama dengan Dit. Polairud Polda Sulawesi Tengah serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah.

Penyu Tempayan (Caretta caretta) yang dilepasliarkan di Pantai Talise, Teluk Palu merupakan penyu tersangkut kail pancing nelayan secara tidak sengaja pada Rabu malam (10/2) kemudian dilaporkan ke BPSPL Makassar Wilayah Kerja Palu dan diserahkan secara sukarela oleh nelayan Teluk Palu untuk dilepaskan kembali ke habitatnya.

Kepala Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Andry I. Sukmoputro menjelaskan bahwa Penyu Tempayan (Caretta caretta) yang dilepasliarkan sebanyak 1 (satu) ekor dengan panjang karapas 100 cm, lebar karapas 80 cm dan jenis kelamin jantan. Sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya, dilakukan pengambilan foto ID.

"Pengambilan foto ID merupakan prosedur yang harus dilakukan sebelum melepasliarkan penyu. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendata penyu tersebut," jelas Andry.

Andry mengungkapkan, pelepasliaran penyu di wilayah kerja BPSPL Makassar bukan yang pertama kali. Tercatat khusus untuk wilayah kerja Sulawesi Tengah sudah 5 (lima) kali terjadi hal yang sama sejak tahun 2017.

Andry juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat dan nelayan yang secara sukarela menginformasikan dan menyerahkan penyu yang tersangkut pancing tersebut kepada BPSPL Makassar Wilker Palu untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya.

“Pelepasliaran Penyu Tempayan (Caretta caretta) tersebut merupakan bentuk keseriusan KKP dalam menjaga kelestarian penyu sebagai biota laut yang dilindungi dan saat ini sudah terancam punah,” tutup Andry.

Penyu merupakan biota laut yang dilindungi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. Kemudian diperkuat dengan Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor : 526/MEN-KP/VIII/2015 tentang Pelaksanaan Perlindungan Penyu, Telur, Bagian Tubuh, dan/atau Produk Turunannya.

Artinya segala bentuk pemanfaatan penyu baik dalam keadaan hidup, mati maupun pemanfaatan bagian tubuhnya dilarang.

TAG TERKAIT :
Berita Center KKP BPSPL Makassar Penyu Tempayan Lepasliarkan Penyu Tersangkut Kail Nelayan

Berita Lainnya