News

Golkar Desak Izin RM Cafe Dicabut Permanen : Jangan Mau Menang Sendiri saat Pandemi!

Kita minta RM Cafe dicabut izinnya permanen, jangan macam-macam di saat pandemi seperti ini, semua sektor usaha juga terdampak, ini kayaknya RM Cafe ini mau menang sendiri, kita akan kawal proses pencabutan izin permanennya

Aisyah Isyana - 26/02/2021 10:25

Beritacenter.COM - Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mendesak agar izin RM Cafe yang menjadi lokasi penembakan oknum polisi Bripka CS yang menewaskan 3 korban, agar dicabut secara permanen. Pasalnya, RM Cafe juga tercatat sudah melanggar PSBB DKI Jakarta sebanyak 2 kali.

"Kita minta RM Cafe dicabut izinnya permanen, jangan macam-macam di saat pandemi seperti ini, semua sektor usaha juga terdampak, ini kayaknya RM Cafe ini mau menang sendiri, kita akan kawal proses pencabutan izin permanennya," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Baca juga :

Pemprov DKI Jakarta mencatat RM Cafe telah melanggar PSBB sebanyak dua kali dan sudah disanksi Oktober 2020 lalu. Judistira juga menyebut RM Cafe secara jelas telah melanggar jam operasional, terlebih hingga adanya insiden penembakan kemarin.

"Apalagi sudah disanksi dua kali, artinya memang management RM Cafe ini tidak bisa dibina, sampai akhirnya ada kejadian tindak pidana, ini kan akibat dia melanggar jam operasional, dan saya kira ini menjadi pelajaran untuk pelaku pelaku usaha lainnya, ikuti aturan, kita masih berjuang memutus mata rantai COVID-19, perlu dukungan semua pihak," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melakukan penelusuran terkait pelanggaran jam operasional RM Cafe, yang merupakan lokasi penembakan di Cengkareng. Kafe ini diketahui dengan sengaja menyamarkan bagian depan tokonya guna mengelabui petugas.

"Cafe RM buka hingga larut malam dengan cara melakukan kamuflase pada bagian depan kafe sehingga tidak terlihat secara jelas bahwa kafe tersebut beroperasi," kata Kepala Bidang Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta Bambang Ismadi melalui keterangan tertulis, Kamis (25/2).

Atas pertimbangan itu, Bambang menyatakan jika RM Cafe langgar aturan protokol kesehatan selama pemberlakuan PSBB DKI Jakarta. Kedepannya, penutupan terhadap RM Cafe akan menjadi kewenangan Satpol PP DKI Jakarta, sebagaimana mengacu Pasal 28 ayat 4 Pergub Nomor 3 Tahun 2021.

"Terhadap pelanggaran PSBB oleh usaha tersebut, sudah tindaklanjuti oleh Satpol PP," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Penembakan Golkar DPRD DKI Jakarta Protokol Kesehatan PSBB Jakarta Oknum Polisi Tembak Warga Polisi Tembak TNI RM Cafe

Berita Lainnya