Nasional

KKP Kampanyekan "Stop Cemari Laut" di Cirebon dan Indramayu

Lukman Salasi - 26/02/2021 11:15
FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup,  melaksanakan kegiatan kampanye “Stop Cemari Laut” yang menyasar nelayan dan pemilik kapal perikanan yang berpotensi menyebabkan pencemaran perairan.

Kegiatan sosialisasi pengawasan dan pengendalian pencemaran ini dilakukan di Cirebon dan Indramayu pada 22-26 Februari. Kegiatan sosialisasi diberikan kepada 300 pelaku usaha  di 4 lokasi. Selain itu juga dilakukan pemasangan papan larangan di pelabuhan perikanan dan pemasangan stiker himbauan “Stop Cemari Laut” pada kapal-kapal perikanan di lokasi tersebut.

Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Antam Novambar, mengatakan upaya ini sejalan dengan kebijakan Menteri Trenggono yang mendorong agar pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan  tetap mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.

Untuk itu, hasil pengawasan di lapangan yang menemukan potensi pencemaran akibat kegiatan perikanan segera disusul dengan kegiatan penyadaran untuk mencegah terjadinya pencemaran tersebut.

“Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari hasil pengawasan kami di lapangan. Kedepan diharapkan potensi pencemaran perairan akibat aktivitas perikanan baik oleh kapal perikanan maupun unit pengolah ikan dapat dicegah,” terang Antam Novambar melalui keterangan resmi KKP, Jumat (26/2/2021).

Antam menambahkan bahwa selama ini ada beberapa aktivitas perikanan yang potensial menyebabkan pencemaran perairan, diantaranya pembuangan oli bekas secara sembarangan, bongkar muat kapal, docking kapal hingga tank cleaning, limbah industri pengolahan, maupun sampah domestik berbahan plastik atau bahan lainnya yang tidak mudah terurai dan mencemari laut. Ini menjadi salah satu perhatian dalam upaya menjaga laut dari pencemaran.

“Kami menghimbau dan mengajak para pelaku usaha dan nelayan, agar benar-benar memperhatikan pentingnya pencegahan terhadap pencemaran,” jelas Antam.

Secara terpisah, Plt. Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan, Matheus Eko Rudianto menyampaikan bahwa pendekatan pencegahan terus didorong dalam rangka meningkatkan awareness (kesadaran) masyarakat maupun stakeholder kelautan dan perikanan untuk tidak mencemari perairan.

Namun demikian, Eko tidak menampik bahwa akan diambil tindakan tegas apabila praktik pencemaran perairan ini terus dilakukan dan menyebabkan kerusakan ekosistem perairan.

“Tentu akan kami tindak tegas apabila praktik pencemaran ini terus dilakukan,” tegas Eko.

TAG TERKAIT :
Berita Center Sosialisasi KKP Stop Cemari Laut Crebon dan Indramayu Cegah Pencemaran Laut

Berita Lainnya