Kriminal

Jadi Korban PHK, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Narkoba

Anas Baidowi - 26/02/2021 23:30
Tersangka SA, kurir narkoba jaringan lapas

Beritacenter.COM - Seorang pemuda di Surabaya berinisial SA (25) nekat menjadi kurir narkoba jaringan lapas lantaran terdesak kebutuhan ekonomi usai di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Sebelumnya, SA diketahui bekerja sebagai sales telepon seluler. Karena PHK, ia memutuskan untuk mengambil jalan pintas dengan menjadi kurir narkoba.

SA yang merupakan ayah satu anak ini ditangkap polisi di Jalan Petemon, Kecamatan Sawahan Surabaya, Jumat (19/2/2021).

"Saya ditawari oleh Z teman saya kerjaan karena butuh ya mau saja. Kenal dengan Z sejak kecil, teman Kampung dan main sejak kecil," ujarnya SA di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (26/2/2021).

Saat penangkapan, Kanit Idik II Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu Danang Abriyanto mengatakan bahwa pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya adalah 1 poket warna putih yang diduga sabu dengan berat 28 gram dan 1 poket klip plastik berisi 179 butir pil warna hijau yang diduga ekstasi.

"Saat dilakukkan diinterogasi, tersangka SA mengaku mendapatkan perintah dari Z (bandar) yang diduga berada di salah satu lapas di Jawa Timur," kata Iptu Danang.

Sebagai kurir, lanjut dia, SA bertugas mengambil serta mengirimkan narkotika jenis sabu dan ekstasi itu dengan sistem ranjau sesuai arahan inisial Z.

Jasa pelayanan sebagai kurir narkoba itu, SA mendapat upah Rp 20.000 per 100 gram setiap kali mengambil dan mengantarkan sabu. Sedangkan untuk ekstasi, dia mendapatkan upah Rp 10.000 per butirnya.

"Tersangka ini sudah 4 kali berkerja sama dengan Z, menerima dan mengambil barang ranjauan," tutup Iptu Danang.

Atas perbuatannya, SA dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan 112 Ayat (2)UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.

TAG TERKAIT :
Narkoba Kriminal Kurir narkoba Berita Kriminal Indonesia Berita Center Surabaya

Berita Lainnya