Nasional

KKP Gencarkan Konsumsi Ikan Lewat Beragam Pelatihan Masyarakat

Lukman Salasi - 01/03/2021 15:57
BPPP Banyuwangi saat menggelar pelatihan pengolahan perikanan lewat Pelatihan Pembuatan Takoyaki pada 22 Februari lalu.
FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) menyelenggarakan beragam pelatihan di berbagai wilayah Indonesia. Pelatihan diadakan dalam rangka menggencarkan konsumi ikan nasional.

Di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal hadir menyelenggarakan ‘Pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan bagi Masyarakat Perikanan’ pada 24-25 Februari 2021.

Dalam kesempatan ini, para peserta dibekali materi seputar cara mengolah hasil perikanan menjadi berbagai macam produk seperti bakso, siomay dan kerupuk. Tak lupa, peserta turut diberi materi tentang pengemasan dan pemasaran produk hasil olahan ikan.

Pelatihan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap para peserta untuk melakukan diversifikasi usaha berupa pengolahan ikan. Harapannya, masyarakat Melawi menjadi semakin terbiasa untuk mengonsumsi ikan guna memenuhi gizinya.

Kepala Badan Riset Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM KP) Sjarief Widjaja menyebut, ikan mengandung protein tinggi yang sangat sehat dan baik untuk tubuh sehingga baik untuk dijadikan konsumsi rutin masyarakat.

“Ikan itu bahan makanan yang sangat kita perlukan untuk memenuhi gizi. Ikan mengandung protein tinggi dan asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, ikan juga memiliki nilai biologis mencapai 90%, dengan sedikit jaringan pengikat sehingga mudah dicerna,” tuturnya dikutip dari keterangan resmi KKP, Minggu (28/2/2021).

Ia menyatakan, KKP tengah menggenjot target peningkatan konsumsi ikan nasional sebanyak 62,5 kg/kapita/tahun di tahun 2024. Untuk itu, BRSDM menyelenggarakan pelatihan ini agar masyarakat dapat turut serta berkreasi menghasilkan produk olahan ikan yang menarik bagi masyarakat. Dengan begitu, diharapkan agar konsumsi ikan masyarakat pun dapat meningkat.

Sebelumnya, KKP melalui BPPP Banyuwangi juga menggelar pelatihan pengolahan perikanan lewat ‘Pelatihan Pembuatan Takoyaki’ pada 22 Februari 2021. Pelatihan disambut antusias oleh 566 peserta dari 24 provinsi di seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring melalui sambungan Zoom dan aplikasi pembelajaran daring milik KKP, e-Jaring.

Pelatihan ini digelar guna memeratakan konsumsi ikan di seluruh daerah melalui bidang pengolahan. Pasalnya, konsumsi ikan nasional terus meningkat pada beberapa tahun terakhir, namun Pulau Jawa, misalnya, menjadi salah satu daerah di mana penduduknya masih minim mengonsumsi ikan dibandingkan dengan daerah lainnya.

Diversifikasi pengolahan ikan menjadi takoyaki ini diharapkan menjadi cara jitu untuk meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat hingga mencapai 62,5 kg/kapita/tahun di seluruh daerah pada tahun 2024, sebagaimana ditargetkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Hal ini sejalan dengan gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) yang terus dikampanyekan secara nasional oleh KKP.

Selain itu, sebagai salah satu langkah meningkatkan konsumsi ikan nasional, KKP juga terus berupaya memastikan ketersediaan produksi perikanan, salah satunya melalui sektor budidaya. Pada 24-25 Februari 2021, KKP melalui BP3 Ambon menggelar ‘Pelatihan Rekayasa Salinitas Nila Air Tawar ke Air Laut’. Pelatihan yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh 82 peserta dari 24 provinsi melalui sambungan Zoom dan aplikasi pembelajaran daring milik KKP, e-Jaring.

Tak hanya melalui sektor budidaya, KKP juga terus berupaya menjaga produktivitas perikanan tangkap. Untuk itu, BP3 Bitung menyelenggarakan ‘Pelatihan Perawatan Mesin Bensin Kapal Perikanan’ bagi masyarakat di Kab. Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Pelatihan diikuti oleh 30 nelayan yang disebar ke 3 titik guna tetap menjaga protokol kesehatan. Sementara para instruktur memberikan demonstrasi materi melalui sambungan Zoom, para peserta diberikan mesin-mesin kapal berbeda di lapangan untuk langsung mempraktikannya dengan bantuan para penyuluh perikanan.

TAG TERKAIT :
Berita Center KKP Pelatihan Masyarakat Konsumsi Ikan Nasional

Berita Lainnya