Nasional

TNI-Polri Baku Tembak dengan KKB di Hutan Belantara

Baharuddin Kamal - 01/03/2021 21:00
Pimpinan KKB, Joni Botak.

Beritacenter.COM - Baku tembak antara pasukan TNI AD dan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) takbisa terhindarkan di Distrik Tembagapura, Papua.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Komandan Kodim 1710/Mimika, Letnan Kolonel Infantro Yoga Prasetya yang mengatakan bahwa KKB yang dipimpin Joni Botak terlibat kontak senjata dengan personel TNI dan polisi di sekitar Mil 53.

"Ya, KKB yang terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan adalah kelompok Joni Botak yang selama ini selalu melakukan aksi penembakan di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Mimika,“ kata dia, di Timika, Senin (1/3/2021).

Yoga menyebutkan, baku tembak tersebut terjadi saat aparat gabungan TNI dan Polri tengah patroli pengamanan area PT Freeport Indonesia di sekitar Mil 53.

Terkait hal itu, Yoga menghimbau kepada warga di sekitar lokasi untuk tidak panik. Dia mematikan bahwa pihaknya akan selalu berjaga. "Lokasi kejadiannya jauh dari Tembagapura, itu di tengah hutan belantara," kata dia.

Dia menegaskan, pasukan TNI dan polisi selalu menggelar patroli rutin untuk menjaga keamanan di area PT Freeport Indonesia mengingat di kawasan itu selama beberapa tahun terakhir kerap terjadi gangguan penembakan oleh KKB.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Polres Mimika, AKBP IGG Era Adhinata, menyebut aparat gabungan TNI dan Polri yang bertugas mengamankan area PT Freeport Indonesia kini melakukan patroli lebih masuk ke kawasan hutan guna mempersempit ruang gerak KKB.

Setelah sejumlah faksi gerombolan bersenjata meninggalkan Distrik Tembagapura pada 2020 lalu, masih terdapat satu kelompok KKB yang bercokol di wilayah sekitar Tembagapura, yaitu gerombolan bersenjata pimpinan Joni Botak.

"Perlu diketahui bahwa setelah beberapa kelompok KKB meninggalkan Tembagapura, masih ada satu KKB yang ada di Tembagapura yaitu KKB pimpinan Joni Botak yang keberdaanya ada di hutan-hutan. Untuk mendesak ruang gerak KKB, maka dilakukanlah patroli lebih masuk ke hutan untuk mempersempit ruang gerak mereka agar tidak lagi mengganggu keamanan baik masyarakat maupun operasional PTFI," kata Adhinata.

TAG TERKAIT :
Papua Berita Kriminal Indonesia Berita Center Kelompok Kriminal Bersenjata KKB

Berita Lainnya