News

Awan Kumulonimbus Jadi Penyebab Terjadinya Hujan Es di Bengkulu

Ya memang telah terjadi hujan es di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, sekitar jam 15.00 WIB, yang disebabkan oleh aktivitas awan kumulonimbus mencapai -75 derajat Celsius

Aisyah Isyana - 02/03/2021 20:28

Beritacenter.COM - Fenomena hujan es disebut terjadi di wilayah Bengkulu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu menyebut fenomena hujan es itu terjadi di wilayah Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, Selasa (3/2/2021) sore.

Kepala BMKG Bengkulu Klaus Damanik Apoho menyebut fenomena hujan es itu terjadi karena ada awan kumulonimbus yang tebal. Dia menyebut kumulonimbus dengan suhu puncak mencapai -75 derajat Celsius dapat membentuk kristal es di bagian atas awan. Hal ini dapat menyebabkan hujan es dan angin puting beliung.

Baca juga :

"Ya memang telah terjadi hujan es di Desa Sukarami, Kecamatan Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, sekitar jam 15.00 WIB, yang disebabkan oleh aktivitas awan kumulonimbus mencapai -75 derajat Celsius," jelas Klaus.

Dengan begitu, kondisi demikian dapat mendorong terbentuknya butiran-butiran es di dalam awan. Klaus mengantakan, ukuran es yang cukup besar menyebabkan es tak sempat mencair dan berujung terjadinya hujan es.

"Karena ukuran butiran es yang cukup besar, butiran es tersebut tidak punya cukup waktu untuk mencair dan terbawa jatuh ke permukaan bumi bersama hujan," ujarnya.

Lebih lanjut, Klaus menyebut hujan es yang terjadi merupakan fenomena cuaca alami yang memang biasa terjadi. Fenomena hujan es itu, jelas Klaus, biasanya kerap terjadi di masa transisi musim kemarau ke hujan ataupun sebaliknya.

TAG TERKAIT :
Bengkulu BMKG Fenomena Alam Hujan Es Hujan Es Bengkulu

Berita Lainnya