News

Danton OPM Kalikopi 'Ferry Elas', KKB yang Tewas dalam Baku Tembak di Mimika

Aisyah Isyana - 02/03/2021 21:45

Beritacenter.COM - Baku tembak antara KKB dan aparat TNI-Poilri terjadi di Mile 53 Kabupaten Mimika, Papua. Salah satu anggota KKB bernama Ferry Ellas (35) tewas dalam baku tembak yang terjadi pada Minggu (28/2/2021) tersebut.

Dikatakan Kapolres Mimika AKBP I Gusti Era Adhinata, baku tembak antar aparat TNI-Polri dan KKB itu terjadi tak jauh dari area tambang Freeport di kawasan Mile 53. Baku tembak bermula saat pasukan yang tengah berpatroli di kawasan hutan Mile 53, mendapati sekelompok orang membawa senjata jenis AK-47 dan M16.

Baca juga :

Tak beberapa lama, KKB langsung melepaskan tembakan dan baku tembak pun tak terelakkan. Selama 30 menit baku tembak berlangsung, aparat mendapati salah satu anggota KKB terjatuh dan beberapa orang lainnya melarikan diri.

"Jadi saat saling tembak terlihat ada yang terjatuh, dan sebagian lainnya melarikan diri, dengan membawa senjata korban," kata AKBP Era dalam jumpa pers di ruang Nemangkawi Polres Mimika, Selasa (2/3).

Pasca baku tembak yang terjadi pada Minggu (28/2) itu, aparat TNI-Polri berupaya menuju lokasi yang medannya cukup sulit dilalui. Meski cukup sulit, petugas memutuskan untuk kembali menuju TKP, Senin (1/3). Setelah berjalan selama satu hari, petugas mendapati satu jenazah.

"Tim yang tiba di TKP hanya menemukan satu jenazah, dan beberapa barang bukti, seperti 6 handphone dan barang bukti lainnya, kalaupun ada korban lain bisa saja ada, tapi yang jelas berdasarkan fakta kami hanya menemukan satu jenazah di TKP," tambahnya.

Berdasarkan sejumlah bukti yang didapatkan dari TKP, diketahui jika anggota KKB yang tewas itu adalah Ferry Ellas. Dia merupakan Komandan Pleton Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (Danton TPN OPM) Kodap III Kalikopi Tembagapura pimpinan Joni Botak. Pihak kepolisian mengungkap catatan kriminal Feri Elas.

"Fery Elas adalah komandan di kelompok mereka di bawah pimpinan Joni Botak, yang memiliki catatan segudang tindak kriminal, berperan ikut dalam deklarasi penggabungan KKB se-Pegunungan Tengah 1 Agustus 2019 di Ilaga serta terlibat perampasan HP masyarakat sipil di Kabupaten Puncak Ilaga pada Agustus 2019 dan ikut KKB gabungan melaksanakan gangguan keamanan di Tembagapura tahun 2020," kata AKBP Era.

Selain itu, Feri Elas juga tercatat pernah terlibat dalam penyanderaan guru dan tindak pidana pencurian HP korban guru di Kampung Jagamin, pada 22 Februari 2020. Dia juga terlibat dalam aksi penembakan di Pos Pam TNI-Polri di Opitawak pada Maret 2020.

Berdasarkan hasil pencocokan wajah, AKBP Era menyebut pihaknya mendapati kemiripan angara Fery dan Foto Fery Elas dalam database tim operasi gabungan TNI-Polri. Selain itu, atribut yang digunakan korban dan identifikasi gambar juga ditemukan kemiripan dengan Fery Elas.

"Bahkan barang bukti lain berupa satu HP yang ditemukan berisi foto-foto Fery Elas yang setelah dilakukan investigasi ada persesuaian dengan korban yang ditemukan di TKP baik pakaian yang digunakan, jam, kalung, anting, postur tubuh, dan wajah," jelas Era.

Sejauh ini, jenazah korban masih belum memungkinkan untuk dibawa ke Timika, lantaran sulitnya medan yang harus ditemupuh. Saat dalam perjalanan, aparat TNI-Polri pun sempat ditembak oleh KKB.

TAG TERKAIT :
Baku Tembak TNI-POLRI OPM KKB KKB Papua Danton OPM Fery Ellas

Berita Lainnya