Nasional

Langgar Daerah Penangkapan Ikan, Tiga Kapal Diamankan KKP di Perairan Halmahera Tengah

Lukman Salasi - 03/03/2021 09:17
Satu dari tiga kapal yang ditangkap KKP karena melakukan pelanggaran Daerah Penangkapan Ikan (DPI) di perairan Laut Halmahera Tengah.
FOKUS : KKP

BeritaCenter.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali melakukan penertiban terhadap kapal ikan Indonesia yang beroperasi tidak sesuai dengan ketentuan.

Kali ini ada tiga kapal yang ditangkap karena melakukan pelanggaran Daerah Penangkapan Ikan (DPI) di perairan  Laut Halmahera Tengah pada Jumat (26/02). Ketiga kapal yang dimaksud yaitu KM. Berkat Abadi 08 (30 GT), KM. Reinbow (29 GT) dan KM. Nafiri (28 GT).

“Tiga kapal yang berasal dari Sulawesi Utara diamankan karena melanggar ketentuan terkait daerah penangkapan ikan (fishing ground),” jelas Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Antam Novambar, dalam keterangan resmi KKP, Rabu (3/3/2021).

Kapal-kapal tersebut ditangkap oleh Kapal Pengawas Perikanan Hiu 013 yang dinakhodai oleh Kapten La Dedi saat melakukan operasi pengawasan di perairan Laut Halmahera Tengah.

Antam menegaskan pihaknya akan menindak tegas setiap kapal yang melakukan pelanggaran. “Kapal tersebut kami ad hoc ke Satwas SDKP Ternate untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Antam.

Pengamanan 3 kapal di Halmahera Tengah ini juga menampik berbagai isu dan pemberitaan di media sosial yang menyatakan keberadaan kapal asing di wilayah Halmahera Tengah tepatnya di Patani.

Menurut Direktur Pemantauan dan Operasi Armada, Pung Nugroho Saksono, berdasarkan hasil pemeriksaan, kapal-kapal tersebut merupakan kapal nelayan Sulawesi utara.

“Tidak benar bahwa kapal-kapal asing berada di Halmahera Utara. Itu hanya sebutan yang biasa dipakai warga setempat untuk kapal yang berasal dari luar daerah mereka,” jelas Ipunk.

TAG TERKAIT :
Berita Center KKP Daerah Penangkapan Ikan (DPI) Kapal Ikan Melanggar Daerah Penangkapan Ikan Tiga Kapal Diamankan

Berita Lainnya