Kriminal

Diduga Terlibat Kasus Penganiayaan, 2 Mahasiswa Papua Ditangkap Polda Metro Jaya

Anas Baidowi - 04/03/2021 17:41
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Dua orang aktivis yang diduga mahasiswa asal Papua, Roland Levy da Kelvin Molama ditangkap Polda Metro Jaya lantaran diduga terlibat aksi penganiayaan terhadap sesama mahasiswa asal Papua berinisial RP.

Kuasa Hukum Aliansi Mahasiswa Papua Jabodetabek, Michael Hilman mengatakan bahwa kliennya ditangkap pada dini hari di kosannya. Michael mengatakan, panangkapan tersebut tidak disertai dengan surat penangkapan.

"Saya ingin sampaikan di saat penangkapan itu dari pihak kepolisian tidak menunjukkan surat perintah penangkapan. Seharusnya harus menjelaskan apa kesalahan seseorang itu mau ditangkap ya, secara kronologis harus jelas ya. Tapi ini tidak dilakukan," kata Michael ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Baca juga:

Michael mengatakan, kedua kliennya itu dianggap malkukan penganiayaan terhadap mahasiswa lainnya yang juga berasal dari Papua. terkait kronologinya, Michael mengaku belum mendapat informasi dari penyidik.

'Itu di saat penangkapan surat salinan penangkapan tidak diberikan kepada keluarga maupun dua orang ini. Jadi tidak diberikan kejelasan apa sih kamu dugaan ditangkapnya secara detailnya tidak dijelaskan. Hanya disebut penganiayaan kepada RP, langsung ditangkap, langsung dibawa," terang Michael.

Michael menambahkan, korban sendiri diketahui kerap menyebarkan berita atau poster atas nama Aliansi Mahasiswa Papua. Kegiatan korban itu disebut bertentangan dengan apa yang tengah dilakukan kelompok kliennya.

"Korban ini sering melakukan menyebarkan berita-berita atau poster atas nama Aliansi Mahasiswa Papua kepada media-media seakan-akan dia ini sebagai ketua aliansi mahasiswa Papua ataupun sebagai ketua Imapa. Nah sehingga ada salah satu yang merasa tidak menyenangkan terhadap anggota mahasiswa Papua ini, sehingga mereka ini merasa dirugikan lah seperti itu," terang Michael.

Hingga saat ini Michael mengatakan kliennya telah diperiksa dengan status sebagai tersangka. Kedua tersangka tersebut kini dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya membenarkan adanya penangkapan kedua tersangka tersebut. Keduanya dijelaskan Yusri, ditangkap atas dugaan kasus penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan.

"Kemarin banyak yang menanyakan dua orang yang berhasil diamankan dan dilakukan penahanan di Polda Metro Jaya ini terkait adanya kasus tindak pidana pengeroyokan pasal 170 KUHP dan juga pencurian dengan kekerasan di 365 KUHP," jelas Yusri, Kamis (4/3/2021).

Yusri mengungkap, peristiwa pidana tersebut terjadi pada 20 Januari 2021 lalu di depan gedung DPR RI. Kasus ini menurutnya sempat viral.

"Kejadian memang sudah cukup lama sekitar tanggal 20 Januari 2021 kemudian sempat viral, viral pemukulan yang dilakukan berapa orang kejadian di depan gedung DPR, dilaporkan 27 Januari ke Polda Metro Jaya, kemudian dilakukan penyelidikan berdasarkan video yang beredar kemudian hasil visum terhadap korban-korbannya," kata Yusri.

Yusri mengatakan, pihakya hingga kini telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka atas kasus tersebut.

"Pelapor inisial RP, yang terlapor itu saudara RL dan kawan-kawannya. Hasil pengembangan penyelidikan Krimum Polda Metro Jaya menetapkan tiga orang sebagai tersangka," tandasnya.

 

TAG TERKAIT :
Papua Polda Metro Jaya Kasus Penganiayaan Berita Kriminal Indonesia Berita Center Mhasiswa Papua

Berita Lainnya