Kriminal

Rasain !!! Polisi Hadiahi Timah Panas ke Pencuri Motor di Bogor

Dewi Sari - 04/03/2021 15:15

Beritacenter.COM - Jajaran Satreskrim Polres Bogor menghadiahi timah panas ke palku pencurian sepeda motor, Kamis (4/3/2021). Pelaku ditembak lantaran melawan petugas saat ditangkap.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan pelaku yang ditembak berinsial AM merupakan residivis dengan kasus yang sama.

"Saat kami akan tangkap melakukan perlawanan jadi kami lumpuhkan. Dia itu residivis bersama IP yang tidak kami hadirkan di sini karena sakit," kata Harun di Bogor.

AM juga saat digeledah memiliki senjata api rakitan dan beberapa senjata tajam. AM dan IM merupakan residivis yang sering melakukan aksinya di Bogor.

Polres Bogor mengamankan 134 kendaraan bermotor hasil curian dalam operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran) Lodaya selama 22 Februari hingga-3 Maret 2021.

Kapolres Bogor, AKBP Harun menjelaskan, pihaknya menangkap 60 orang orang tersangka. Selain itu, ada tujuh tersangka masih masuk Target Operasi (TO) dan 53 orang non-TO.

"Dari 134 kendaraan hasil kejahatan yang kami amankan, sembilan di antaranya kendaraan roda empat dan satu unit roda enam atu truk untuk mengangkut hasil curian," terangnya.

Harun menjelaskan, dari hasil penyelidikan pencurian ini paling banyak dilakukan pada pukul 10.00-17.00 WIB dan dominan terjadi di parkiran pertokoan maupun rumah makan.

"Mengambilnya pakai kunci T di parkir pertokoan dan rumah makan. Ada juga yang mencongkel jendela maupun pintu rumah. Nah yang di rumah ini terjadi di malam hari," kata Harun.

Hasil curian, kemudian dibawa menggunakan truk untuk dijual ke wilayah Cianjur, Jawa Barat. Kata Harun, penadah dari hasil curian ini memiliki jaringan penadah di wilayah Cianjur.

"Pelaku ini masuk jaringan Sumatera meskipun ada juga yang lokal Bogor. Semua kendaraan yang didapat oleh mereka, langsung dijual ke Cianjur dibawa menggunakan ke truk yang sudah kami amankan juga," jelas Harun.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 3e, 4e dan 5e KUHPidana, Pasal 480 KUHP dan Pasal 481 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Sementara untuk penadah, dijerat dengan pasal 481 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

 

TAG TERKAIT :
Kriminal Berita Kriminal Indonesia Berita Center

Berita Lainnya