News

Percepat Penanganan Kasus Mafia Tanah, Polda Metro-Kementerian ATR Bentuk Satgas

Aisyah Isyana - 05/03/2021 01:35

Beritacenter.COM - Polda Metro Jaya bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan (ART/BPN) telah menggelar rapat koordinasi terkait kasus mafia tanah. Sebagai upaya percepatan penanganan kasus mafia tanah, Polda Metro-Kementrian ATR membentuk satgas gabungan.

"Yang pasti kita bentuk satgas bersama. Sebenarnya MoU sudah ada, sekarang kita bentuk satgas bersama supaya prosesnya bisa lebih cepat," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).

Baca juga :

Tubagus menyebut kasus mafia tanah tergolong kompleks, lantaran praktinya melibatkan sejumla institusi. Untuk itu, dia sangat berharap satgas gabungan dapat mempercepat penanganan kasus mafia tanah.

"Jadi kita bentuk satgas bersama barengan dalam rangka penanganan mafia tanah karena penanganan mafia tanah itu menyangkut semuanya. Ada menyangkut BPN, menyangkut kepada polisi, menyangkut kepada kejaksaan, terus notaris dan lain sebagainya. Makanya kita gabungan supaya koordinasi bisa menjadi jauh lebih mudah gitu," papar Tubagus.

Sebelumnya, rapat koordinasi (rakor) antara Polda Metro Jaya dan Kementerian ART/BPN digelar Rabu (3/3). Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran berharap kedepannya kolaborasi bersama instansi terkait dapat lebih ditingkatkan.

Rapat koordinasi itu dihadiri seluruh jajaran reserse Polda Metro Jaya yang membidangi fungsi penyidikan di Unit Harta dan Benda (Harda). Fadil memastikan rapat koordinasi juga menjadi bentuk komitmen pihaknya dalam membela para warga pemilik tanah yang sah yang masih kerap dirugikan mafia tanah.

"Kami ingin membela pemilik tanah yang sah. Setelah rakor ini satgas akan bekerja berdasarkan target-target hasil rapat koordinasi ini untuk bisa kita tuntaskan bersama," terang Fadil di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (3/3).

TAG TERKAIT :
Polda Metro Jaya Mafia Tanah Satgas Mafia Tanah Kementrian ATR

Berita Lainnya