News

Bule di Bali Buka Praktik 'Kelas Orgasme', Ini Tanggapan Kemenkum HAM

Anas Baidowi - 06/03/2021 18:03
Petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar tengah menyelidiki kasus Turis asal Australia yang diduga akan menggelar 'kelas orgasme'.

Beritacenter.COM - Seorang Turis berkebangsaan Australia bernama Andrew Barnes diduga menggelar bisnis 'kelas orgasme'. Kelas yang diberi label 'Tantric Full Body Energy Orgasm Retreat' itu rencananya digelar pada Sabtu-Selasa (6-9/3/2021) di Bali.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Bali Jamaruli Manihuruk mengatakan akan mendalami hal tersebut.

"Kita belum tahu sebenarnya seperti apa praktik ini, kita akan lakukan pendalaman," kata Jamaruli Manihuruk dalam video yang diterima Beritacenter.COM, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: 

Jamaruli mengatakan, pihaknya telah mengutus tiga petugas dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk bertemu dengan yang bersangkutan. Sesampai di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan dan tidak terlihat adanya kegiatan di vila yang tampak tertutup rapat tersebut.

Tim kemudian mengumpulkan keterangan dari masyarakat sekitar. Dari keterangan tersebut, masyarakat sekitar tidak melihat adanya aktivitas yang mencurigakan.

Meski demikian, petugas telah mengambil dan menahan paspor bule tersebut. Untuk penyelidikan lebih lanjut terkait adanya dugaan tindak pidana, Jamaruli menegaskan hal tersebut bukan kewenangan pihaknya.

"Tapi untuk penyelidikan lebih lanjut karena ini menyangkut tindak pelanggaran tindak pidana umum, karena Imigrasi di luar dari itu (kewenangannya). Kami hanya murni pada penyalahgunaan izin tinggal atau tindak pidana keimigrasian," terang Jamaruli.

Pada saat petugas menemui yang bersangkutan, awalnya bakal dibawa ke kantor Imigrasi. Namun, 20 menit kemudian, petugas dari Polres Gianyar datang untuk menjemput yang bersangkutan.

"Jadi untuk sementara yang bersangkutan dibawa petugas dari Polres (Gianyar) untuk diperiksa lebih lanjut. Nantinya hasil pemeriksaan tersebut juga bisa kami gunakan. Kalau memang ada pelanggaran-pelanggaran, bisa kami gunakan sebagai dasar untuk memberikan atau melakukan tindakan administrasi keimigrasian atau tidak pidana keimigrasian," tuturnya.

Praktik 'kelas orgasme' yang digelar bule tersebut rencananya dilaksanakan di Vila Suara Sidhi, yang berlokasi di Desa Lod Tunduh, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Acara tersebut memasang tarif kepada peserta sebanyak USD 600 atau setara dengan sekitar Rp 8 juta. Menurut informasi, kegiatan tersebut akan dibatalkan karena sudah menjadi sorotan.

TAG TERKAIT :
Kemenkum HAM Berita Kriminal Indonesia Berita Center Orgasme Bule Kelas Orgasme Kelas Ilegal

Berita Lainnya