News

Nurhadi dan Menantu Bakal Jalani Sidang Vonis Kaus Suap-Gratifikasi Sore Ini

Aisyah Isyana - 10/03/2021 07:45

Beritacenter.COM - Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi bersama menantunya Rezky Herbiyono, akan menjalani sidang vonis kasus suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, sekira pukul 16.00 WIB, Rabu (10/3/2021)

Hal itu turut dibenarkan oleh pengaara Nurhadi, Maqdir Ismail. "Iya, untuk putusan pukul 16.00 WIB," ujar Maqdir Ismail saat dikonfirmasi.

Dalam kasus ini, jaksa KPK menuntut Nurhadi 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Sementara Rezky Herbiyono dituntut pidana 11 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Baca juga :

Jaksa meyakni jika Nurhadi telah menerima suap dalam menangani perkara melalui sang menantu, Rezky Herbiyono. Jaksa menyebut Nurhadi menyamarkan perbuatannya dan suap yang didapat dengan cara mendirikan perusahaan.

"Hal ini dapat terlihat dimana terdakwa 1 dan terdakwa 2 (Rezky Herbiyono) menciptakan suatu struktur keuangan, dan perusahaan agar tidak terlihat adanya kepemilikan resmi dalam perusahaan dan struktur keuangan, akan tetapi terdakwa 1 memiliki kontrol yang besar atas perusahaan dan keuangan," papar jaksa KPK, Lie Putra Setiawan.

Nurhadi disebut jaksa sebagai 'sang dalang' yang menerpakan pola korupsi untuk mengontrol segalanya. "Dalam kasus ini, kita bisa melihat suatu pola pencucian uang dengan metode block chain dimana terdakwa 1 (Nurhadi) berusaha menjauhkan dari sumber uang dan menempatkan dirinya sebagai puppets master atau sang dalang dan menerapkan pola to own nothing but control everything," ungkap jaksa.

Sementara tim pengacara Nurhadi dan Rezky dalam nota pembelaannya meminta agar majelis hakim dapat membebaskan dan memulihkan nama baik Nurhadi. Dalam hal ini, tim pengacara menilai jika tuntutan yang diberikan jaksa sebagai tindakan zalim.

"Mencermati Surat Tuntutan Pidana yang diakhiri dengan tuntutan pidana penjara selama 12 tahun terhadap Terdakwa I Nurhadi, dan tuntutan pidana penjara selama 11 Tahun terhadap Terdakwa II Rezky Herbiyono adalah tuntutan yang sewenang-wenang dan zalim," ujar pengacara Nurhadi, Maqdir Ismail di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (5/3).

"Kami mohon kiranya Yang Mulia Majelis Hakim berkenan menjatuhkan putusan, menyatakan Terdakwa INurhadidan Terdakwa II Rezky Herbiyono tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan," kata Maqdir.

TAG TERKAIT :
Nurhadi Kasus Suap dan Gratifikasi Rezky Herbiyono Mantan Sekertaris MA Nurhadi Suap Nurhadi

Berita Lainnya