Kesehatan

Ternyata Pria, Ini Penjelasan soal Hipospadia yang Menimpa Serda Aprila Manganang

Aisyah Isyana - 10/03/2021 14:43

Beritacenter.COM - Mantan atlet voli Tim Nasional (Timnas) Indonesia yang juga prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Aprilia Manganang, dipastikan berjenis kelamin laki-laki. Sersan Dua (Serda) Aprilia diketahui mengalami kondisi hipospadia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menyebut Aprilia Manganang terlahir sebagai laki-laki, namun dengan memiliki kelainan yang disebut hipospadia. Dia memastikan jika Serda Aprilia bukanlah transgender.

Baca juga :

"Sersan Manganang ini bukan transgender, bukan juga interseks. Tidak masuk dalam kategori itu semua. Saya tahu definisinya dan tim dokter pun tahu semua definisinya. Karena memang kelainan yang dialami adalah hipospadia. Jadi selalu kembalikan ke situ," kata Andika Perkasa di Mabes AD dalam konferensi pers, Selasa (9/3/2021).

Apa itu hipospadadia?

Melansir dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), hipospadia merupakan kondisi cacat sejak lahir yang menimpa anak laki-laki, dimana pembukaan uretra tidak terletak di ujung penis.

Kondisi itu mengakibatkan anak laki-laki yang mengidap hipospadia, uretra-nya terbentuk secara tidak normal selama minggu ke 8-14 kehamilan. Adapun pembukaan abnormal itu dapat terbentuk dimana saja, dari tepat dibawah ujung penis hingga skrotum.

Tak hanya berbeda lokasi bukaan uretra-nya, kelainan penis itu juga ada yang sifatnya ringan hingga parah. Adapun jenis hipospadia yang dimiliki anak laki-laki tergantung pada lokasi pembukaan uretra, yakni sebagai berikut :

  • Subkoronal: Pembukaan uretra terletak di suatu tempat di dekat kepala penis
  • Poros tengah: Pembukaan uretra terletak di sepanjang batang penis
  • Penoscrotal: Pembukaan uretra terletak di tempat pertemuan penis dan skrotum.

Kondisi demikian membuat anak laki-laki yang mengidap hipospadia terkadang memiliki penis yang melengkung. Alhasil, letak lubang kencing yang tak normal kerap membuat anak laki-laki dengan hipospadia memiliki masalah dengan percikan urin yang tak normal, hingga harus buang air kecil dengan posisi duduk.

Sementara pada beberapa anak laki-laki dengan hipospadia lainnya, terkadang testis belum sepenuhnya turun ke dalam skrotum. Kondisi hipospadia ini akan menyababkan masalah di kemudian harinya, jika tidak ditangani dengan segera. Salah satunya menyebabkan kesulitan buang air kecil hingga berhubungan seksual.

TAG TERKAIT :
TNI AD Aprilia Manganang Serda Aprilia Serda Aprilia Laki-laki Hipospadia

Berita Lainnya