News

MUI Keluarkan Fatwa, Suntik Vaksin COVID-19 Tidak Membatalkan Puasa

Aisyah Isyana - 16/03/2021 18:49

Beritacenter.COM - Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan fatwa terkait hukum vaksinasi virus Corona (COVID-19), bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa. MUI memastikan jika vaksinasi yang dilakukanj melalui injeksi intramuscular (suntik lewat otot) tidak membatalkan puasa.

MUI mengeluarkan Fatwa itu setelah Komisi Fatwa MUI menggelar rapat pleno hari ini, Selasa (16/3/2021). Adapun rapat yang digelar hari ini membahas soal masalah keagamaan terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19, sebagai upaya ulama untuk ikut berkontribusi dalam memutus rantai penyebaran virus Corona.

Baca juga :

"Ini sebagai panduan bagi umat Islam agar dapat menjalankan puasa Ramadhan dengan memenuhi kaidah keagamaan dan pada saat yang sama dapat mendukung upaya mewujudkan herd immunity dengan program vaksinasi COVID-19 secara masif," kata Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh, dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3/2021).

Adapun isi lengkap fatwa soal vaksinasi COVID-19, sebagaimana tertuang dalam Fatwa No.13 Tahun 2021, yakni :

Pertama: Ketentuan Umum

Dalam fatwa ini, yang dimaksud dengan:

1. Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan atau diteteskan ke dalam mulut untuk meningkatkan produksi antibodi guna menangkal penyakit tertentu.
2. Injeksi intramuskular adalah injeksi yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat atau vaksin melalui otot.

Kedua: Ketentuan Hukum

1. Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuscular tidak membatalkan puasa.
2. Hukum melakukan vaksinasi COVID-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar).

Ketiga: Rekomendasi

1. Pemerintah dapat melakukan vaksinasi COVID-19 pada saat Bulan Ramadhan untuk mencegah penularan wabah COVID-19 dengan memperhatikan kondisi umat Islam yang sedang berpuasa.
2. Pemerintah dapat melakukan vaksinasi COVID-19 pada malam hari Bulan Ramadhan terhadap umat Islam yang siangnya berpuasa dan dikhawatirkan menyebabkan bahaya akibat lemahnya kondisi fisik.
3. Umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan oleh Pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah COVID-19.

TAG TERKAIT :
Fatwa MUI Virus Corona Pandemi COVID-19 Vaksinasi Covid-19 Vaksin COVID-19 di Bulan Puasa Fatwa MUI Terkait Vaksinasi di Bulan Puasa

Berita Lainnya