News

Presiden Jokowi Soal Kartu Prakerja : Siapun Boleh Ikut

Dewi Sari - 17/03/2021 15:40

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa program Kartu Prakerja bisa di ikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia tanpa memandang status dan latar belakangnya.

Hal itu disampaikan Jokowi saat melakukan pengarahan Peserta Kartu Prakerja Tahun Anggaran 2020 dan 2021 di Istana Negara yang disiarkan oleh YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (17/3/2021).

"Ini program sebetulnya untuk semuanya. Siapapun boleh, yang lulus SMA, yang lulus SMK pun silahkan, yang lulus perguruan tinggi juga silahkan, yang drop out juga silahkan, yang PHK silahkan," kata Jokowi.

"Tapi yang prioritas saat ini memang yang diberi prioritas yang diutamakan yang terkena pemutusan hubungan kerja, tapi sebetulnya ini untuk siapapun," sambugnnya.

Berdasarkan aturan yang berlaku, program Kartu Prakerja terbuka bagi semua warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 18 tahun ke atas dari kalangan pencari kerja atau pengangguran termasuk lulusan baru dan korban PHK.

Selanjutnya para pekerja seperti buruh atau karyawan, wirausaha, dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Dalam beleid ini, yang dilarang mengikuti program Prakerja adalah penerima bansos Kementerian Sosial (DTKS), penerima BSU atau BPUM atau penerima Prakerja tahun sebelumnya, TNI/Polri, pegawai negeri sipil (PNS), anggota DPR/DPRD, dan pegawai BUMN/BUMD.

Meski terbuka untuk semua masyarakat Indonesia, Jokowi menyebut yang bisa diterima hanya sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah. Dia mencontohkan seperti tahun 2020, di mana yang mendaftar tercatat sekitar 55,6 juta orang namun yang diterima hanya 5,5 juta orang.

Sementara di tahun 2021, pemerintah akan menerima sekitar 2,7 juta orang pada kuartal I tahun ini dan baru menerima sekitar 1,8 juta orang.

 

TAG TERKAIT :
Jokowi Berita Center Jokowi Orang Hebat Kartu Prakerja

Berita Lainnya