Opini

Soal 3 Periode Jangan Melow

Indah Pratiwi - 23/03/2021 19:40

Oleh : Abdul Munib

Isi Hati Partai ada atau tidak ?
Saya berulang kali membaca pernyataan Pak Jokowi ini. Saya simak teliti proposisi-proposisi kalimatnya. Sepintas memang sebagai sebuah sikap yang jelas, tegas dan berintegritas.

Masalahnya kan yang pengin tiga priode itu rakyat mayoritas yang melihat hal ini perlu jadi pembicaraan jika memungkinkan. Sebelum masuk ke pembicaraan simak dulu pernyataan Pak Jokowi :

"Saya menjadi presiden melalui pemilihan langsung oleh rakyat Indonesia berdasarkan konstitusi. Karena itu, pemerintahan ini juga berjalan tegak lurus dengan konstitusi.

Dan sikap saya terhadap konstitusi yang membatasi masa jabatan presiden hanya dua periode tidak berubah sampai detik ini. Saya sama sekali tidak memiliki niat, juga tidak berminat, untuk menjadi presiden tiga periode.

Undang-Undang Dasar 1945 telah mengatur masa jabatan presiden paling lama dua periode. Mari kita patuhi bersama."

Itu sikap beliau sebagai pribadi yang perlu kita semua hormati. Saya pribadi juga punya pendapat sama, selagi UUD 2002 belum direvisi soal penambahan periode presiden Pak Jokowi terikat dengan sumpah jabatan : setia pada konstitusi. Kalau MPR bersidang dan merasa perlu untuk membahas keinginan rakyat, lalu membolehkan itu. Baru Pak Jokowi mereaksi itu.

Jangan bilang sama sekali tidak memiliki niat atau tidak berminat. Dalam kondisi sekarang dimana UUD mengharuskan hanya dua periode. Mungkin maklum yang isi status FB Presiden Joko Widodo itu petugas khusus yang terlibat emosi oleh banyaknya cemoohan soal tiga periode.

Pertanyaannya siapa pemilik domain atas revisi UUD ? Yang jelas MPR. MPR di dalamnya DPR dan BPD. DPR didalamnya partai-partai. Sedang partai-partai sudah siap dengan jagonya sendiri-sendiri.

Ujungnya masalah ini ada di partai-partai. Apakah mereka memandang keinginan rakyat itu perlu disuarakan atau partai sudah punya sosok yang digadang-gadang. Disitu soalnya.

Pertimbangan suara umum rakyat agar diberi peluang tiga periode bagi Presiden yang masih diinginkan rakyat, adalah rakyat menilai presiden kali ini hasilnya jelas. Capaian infrastruktur banyak. Berantas mafia. Berantas intoleransi dan radikal. Rakyat merasa perlu memberi satu periode lagi, demi Indonesia maju. Tapi itu tadi kembali ke partai, kalau dalam hati kecilnya sudah ada isi yang lain. Pasti MPR tidak akan bergerak melakukan revisi terbatas. Begitu bro.

Jadi Pak Jokowi diam saja tidak usah tanggapi komentar apa segala macam , jadi malah terkesan melo gitu. Bola yang sedang ada di partai biar rakyat yang menanyakan langsung kepada partai sebagai pemilik domainnya. Kalau ada partai hebat, suarakan aspirasi rakyat itu untuk bahan Sidang MPR.

Tapi partai sekarang kan sudah terbiasa Pak Ogah, kalau kaga ada duitnya ogah-ogahan.

Mbah Karsono : Makanya kalau rakyat tidak tertampung aspirasinya, belajar buat Partai Politik. Sekarang ada kursusnya untuk buat partai. Blangko pendirian akta. Semua lisnya sudah lengkap. Calo-calo banyak yang menawarkan jasa ini. Sekarang akta-akta partai yang mati betul dan mati suri banyak dijual, jika ada yang mau beli. Kalau buat baru harganya sekian. Jasa survei termahal sampai termurah ada.

Ketelimbeng : Partai sudah banyak Mbah. Blenek kewareken. Sing ana begen bikin nek. Sampeyan malah ajak nambah.

Pace Yaklep : Saya setuju Mabh Karsono. Rakyat perlu diberitau caranya buat partai. Kalau dia punya kan bisa salurkan sendiri di partainya sendiri.

Daeng Tonji : Ededeh kaya irigasi saja mi. Umar kenapa Partai ta Demo Kra kisru terus mi ?
Umar Reliubun : Itu lagi Pace. Kita loyal dan solid.
Angkringan Politik Plastik

Sumber : Status Facebook Abdul Munib

TAG TERKAIT :
Jokowi Jokowi 3 Periode Jokowi Tiga Periode

Berita Lainnya