Politik

AHY soal Desakan Minta Maaf ke Jokowi : Tak Perlu, Kami Tak Ada Menuduh Pemerintah!

Aisyah Isyana - 04/04/2021 21:36

Beritacenter.COM - Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara soal relawan Jokowi Mania (JoMan) yang mendesaknya meminta maaf ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menanggapi hal itu, AHY menyebut pihaknya tak perlu meminta maaf, meski pemerintah telah menolak hasil KLB Demokrat kubu Moeldoko.

"Yang kami lakukan adalah melakukan klarifikasi ke pemerintah sehingga tak perlu meminta maaf," jelas AHY ditemui wartawan di Umbul Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (4/4/2021).

Baca juga : 

Terkait adanya kisruh di internal Demokrat, AHY mengaku tak pernah menuduh pemerintah turut andil ataupun terlibat. AHY bahkan mengklaim telah menyurati Jokowi sejak awal agar tidak terkena fitnah.

"Sejak awal tak ada secara resmi kami menuduh pemimpin atau pemerintah. Kami kirim surat ke Presiden Jokowi agar tak terkena fitnah terkait KLB ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, AHY juga mengaku telah berterima kasih langsung ke Presiden Jokowi, setelah pemerintah menyatakan menolak hasil KLB Deli Serdang. AHY menyebut langkah pemerintah menolak hasil KLB Demokrat kubu Demokrat sudah sangat tepat.

"Saya tgl 31 Maret kemarin setelah mendengarkan penjelasan Kemenkumham langsung kirim pesan ke Presiden mengucapkan terima kasih. Keputusan tersebut merupakan kabar baik bagi demokrasi di Indonesia," terang dia.

Untuk diketahui, relawan JoMan sebelumnya mendesak Ketum Partai Demokrat AHY agar segera meminta maaf ke Presiden Jokowi. Terlebih, AHY dinilai telah beberapa kali menyebut nama Jokowi dalam kisruh internal Partai Demokrat.

"Malu dan harus minta maaf. Sudah teriak-teriak ke sana-kemari. Tuduh dan main fitnah akhirnya semua terang benderang ketika pemerintah menyatakan Partai Demokrat versi KLB tak bisa disahkan," jelas Ketum JoMan Immanuel Ebenezer, Kamis (1/4).

Desakan agar AHY dan SBY segera meminta maaf ke Jokowi juga turut disuarakan oleh kader Demokrat kubu Moeldoko. Juru bicara PD Moeldoko, Muhammad Rahmad, menyebut penolakan hasil KLB Deli Serdang ini merupakan bukti tak ada intervensi pemerintah. Rahmad menyebut Moeldoko juga telah difitnah imbas adanya kisruh di Demokrat.

"Marilah kita menggunakan cara politik yang cerdas, bersih dan santun, bukan cara cara liar dan menebar kebohongan dan fitnah kepada masyarakat. Sebagai hamba yang beriman, dan menjelang puasa Ramadhan, mudah-mudahan SBY dan AHY menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Presiden Jokowi, pemerintah, dan kepada Bapak Moeldoko, karena telah menuduh macam-macam," ucap Rahmad dalam keterangannya, Jumat (2/4).

TAG TERKAIT :
Partai Demokrat AHY Moeldoko Jokowi Mania KLB Demokrat Demokrat Kubu Moeldoko Relawan JoMan

Berita Lainnya