News

Kritik Anies soal Tugu Sepeda, PDIP : Fokus Jadi Gubernur, Jangan Terkesan Seperti Vlogger

Ini akan menjadi catatan buat kita dan masyarakat, kalau mau buat legacy, adalah dengan kebijakan yang pro rakyat seperti dilakukan para Gubernur sebelumnya. Masalah yang ada sekarang, lebih baik fokus jadi Gubernur dari pada terkesan seperti vlogger/blogger

Aisyah Isyana - 09/04/2021 14:28

Beritacenter.COM - Fraksi PDIP DKI Jakarta mengkritik pembangunan proyek tugu sepeda Pemprov DKI Jakarta di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. PDIP menilai Pemprov DKI tak mengerti skala prioritas dalam membuat pengeluaran anggaran dan kebijakan, terlebih proyek itu menelan anggaran Rp800 juta.

"Tugu itu dibangun untuk menghormati seseorang/sesuatu yang legendaris, dengan pengorbanan atau patriotiknya. Apa yang legendaris dari sepeda? Malah justru selalu minta diprioritaskan dan mengambil anggaran dari APBD, bukan meringankan, malah membebani. Akan rusak sebuah kota kalau dipimpin dengan cara-cara seperti ini, karena kepentingan sekelompok lalu dibuat tugu di ibukota dan di jalan utama/protokol," ujar anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gilbert Simanjuntak, Jumat (9/4/2021).

"Saya melihat Pemprov DKI tidak mengerti bahwa ada skala prioritas dalam pengeluaran, kebijakan dan lain-lain," sambungnya.

Baca juga : Saran Romo Benny untuk Para Milenial yang Kerap Jadi Sasaran Penyebaran Terorisme

Dalam hal ini, Gilbert meminta agar Gubernur Anies Baswedan tidak meninggalkan warisan hasil kerjanya dengan membuat proyek seperti tugu sepeda. Dia meminta agar Anies dapat lebih membuat kebijakan pro rakyat.

"Ini akan menjadi catatan buat kita dan masyarakat, kalau mau buat legacy, adalah dengan kebijakan yang pro rakyat seperti dilakukan para Gubernur sebelumnya. Masalah yang ada sekarang, lebih baik fokus jadi Gubernur dari pada terkesan seperti vlogger/blogger. Kalau dulu dulu tidak ada Wagub, sekarang kesannya gubernur yang tidak bekerja optimal, seperti menjelaskan kasus Formula E, Sarana Jaya, Jaklingko yang tidak sesuai janji, Rumah Rp DP 0 yang jauh dari target dan lain-lain," katanya.

Sekedar diketahui, Wakil Gubernur DKI Jakartta Ahmad Riza Patria menyampaikan soal proyek pembangunan tugu sepeda yang menelan anggara Rp800 juta. Riza menegaskan jika anggaran proyek itu tak menggunakan dana APBD.

"Tugu sepeda ini dapat anggaran dari kewajiban pihak swasta, pihak ketiga. Kemudian nilainya kurang-lebih Rp 28 miliar, termasuk tugunya yang Rp 800 juta," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/4/2021).

Riza menyebut pembangunan tugu sepeda itu bertujuan untuk memberi ruang, khususnya ke para pelaku seni untuk berkreasi demi mempercantik Kota Jakarta. Riza memastikan jika anggara proyek itu bukan berasal dari APBD DKI, melainkan dari pihak ketiga.

"Itu kan memberi ruang untuk pelaku seni berkreasi, seni untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dan mempercantik Jakarta. Anggaran dari pihak ketiga," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Gubernur DKI Jakarta Pemprov DKI Jakarta Anies Baswedan PDIP Tugu Sepeda Pembangunan Tugu Sepeda

Berita Lainnya