News

Terungkap ! Gadis Muda di Sragen Dibunuh Rekan Kerja Usai Menolak Hubungan Intim, Ini Kronologinya...

Baharuddin Kamal - 12/04/2021 11:45
Ilustrasi.

Beritacenter.COM - Polisi mengungkap misteri kematian S (21), wanita cantik yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di Waduk Kembangan, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Korban ternyata tewas usai didorong rekan kerjanya ke dalam waduk lantaran menolak saat diajak hubungan intim.

"Alhamdulilah dalam kurun waktu kurang dari 12 jam kita telah berhasil mengamankan pelakunya. Pelakunya rekan korban sendiri, berinisial ES, warga Kecamatan Kedawung," ujar Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi, saat menggelar jumpa pers di Mapolres Sragen, Senin (12/4/2021).

Ardi menerangkan, pembunuhan ini bermula saat korban sedang melakukan pesta miras bersama teman-temannya termasuk tersangka ES di seputaran Waduk Kembangan tersebut.

"Pesta miras itu dilakukan Sabtu malam. Saat itu korban mengalami cekcok dengan salah satu rekan wanitanya sehingga kemudian memisahkan diri dari kelompok dan bergeser ke TKP," terangnya.

Tak lama kemudian, tersangka menghampiri korban yang saat itu menyediri lantaran cekcok dengan teman wanitanya. Saat menghampiri, ES langsung mengajak hubungan badan layaknya pasangan suami-istri.

"Korban disusul oleh pelaku ES yang mana pelaku mengajak untuk berhubungan intim namun ditolak oleh korban," imbuh Ardi.

Tersangka juga sempat mengancam menceburkan korban ke dalam waduk jika tidak menuruti kemauannya. Namun karena korban terus menolak, tersangka nekat mendorong korban ke dalam waduk.

"Dan akhirnya kejadian itu terjadi (diceburkan ke waduk)," ungkapnya.

Korban yang saat itu terpengaruh minuman alkohol, tidak bisa menyelamatkan diri saat tercebur. Korban pun tewas hingga mayatnya ditemukan warga keesokan harinya.

"Karena kondisi korban saat itu tidak dalam kondisi fit akibat terpengaruh minuman keras, korban tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri, maka korban meninggal dan keesokan harinya jenazah korban ditemukan," kata Ardi.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. "Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," pungkas Ardi.

Tersangka yang dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Sragen mengaku mendorong korban ke dalam waduk. Tindakannya dilakukan karena kesal permintaannya untuk berhubungan badan ditolak korban.

"Kula jorokne (saya dorong). Belum sempat berhubungan," ujarnya.

TAG TERKAIT :
POLISI Pembunuhan Berita Kriminal Indonesia Berita Center Sragen

Berita Lainnya