Nasional

MUI Sebut Puasa Bukan Alasan untuk Tidak Divaksin Covid-19

Baharuddin Kamal - 13/04/2021 10:33
Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorum Ni'am Sholeh.

Beritacenter.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada seluruh umat Indonesia agar tetap mengikuti vaksinasi Covid-19 meski tengah berpuasa. Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorum Ni'am Sholeh menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa.

"MUI secara khusus melakukan pembahasan dan penetapan fatwa tentang vaksinasi saat puasa yang prinsipnya tidak membatalkan puasa. Artinya, puasa bukan menjadi alasan untuk kita tidak bervaksinasi," katanya dalam diskusi virtual, Selasa (13/4/2021).

Dia menyebutkan, puasa sejatinya merupakan suatu momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan semangat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. "Karena itu, sekalipun kita sedang puasa kalau ada langkah deteksi saat perjalanan dinas misalnya tes swab tetap bisa dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, MUI telah menetapkan fatwa bahwa tes swab, rapid test, hingga vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa. Dasar penetapan fatwa ini berangkat dari situasi kedaruratan kesehatan yang dialami Indonesia karena wabah Covid-19.

"Ini kan darurat, ini kebutuhan yang kalau tidak segera dilaksanakan hal tersebut tidak akan tercapai herd immunity," kata Ketua Bidang Hukum MUI, Noor Achmad, Kamis (8/4).

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi Covid-19 merupakan langkah pemerintah untuk membentuk herd immunity atau kekebalan komunitas di lingkungan masyarakat. Jika herd immunity tercapai, Indonesia bisa keluar dari pandemi Covid-19.

TAG TERKAIT :
MUI Berita Center Bulan Puasa Vaksin Covid-19 Vaksinasi Puasa Ramadahan

Berita Lainnya