Nasional

Luhut ke KPK: Jangan Cuma Bisanya OTT Saja!

Lukman Salasi - 13/04/2021 13:21
FOKUS : KPK

BeritaCenter.COM – Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) mendapat pesan menohok dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Ia meminta jangan sampai KPK bisanya hanya melakukan tindakan operasi tangkap tangan (OTT) saja.

"Ini penting, KPK bukan sekedar OTT saja," ujar Luhut dalam Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Stranas PK 2021-2022, Selasa (13/4/2021).

Luhut menilai tindakan OTT yang dilakukan KPK sebetulnya tak membuat para pelaku korupsi jera. Dia menilai pencegahan korupsi lebih penting dilakukan daripada hanya penindakan saja yang dilakukan.

"OTT-OTT itu kita lihat tidak juga buat orang jera. Kita lihat juga, maaf kalau saya bicara terbuka, OTT sendiri menurut saya buahnya tidak seperti kita harapkan. Orang bisa kapok, tidak juga," papar Luhut.

"Tapi pencegahan ini, menurut hemat saya harus dikedepankan oleh KPK," tambahnya.

Luhut meminta KPK melakukan pencegahan dengan memantau proyek-proyek besar yang dilakukan pemerintah. Salah satu yang dia sebutkan misalnya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Dia menilai harusnya proyek itu bisa melakukan penghematan besar sejak awal. Hal itu harusnya bisa terjadi apabila KPK ikut terlibat sejak proses perencanaan proyek besar tersebut.

"Kemarin saya melihat proyek kereta cepat Jakarta Bandung. Banyak sebenarnya kita bisa hemat di sana kalau dari perencanaan KPK sudah ikut terlibat melihat sendiri," ujar Luhut.

Pemerintah sendiri sedang memiliki proyek besar di sektor logistik, yaitu Batam Logistic Ecosystem. Proyek ini dinilai Luhut bisa menekan biaya logistik mencapai 5-10%.

Namun menurutnya, banyak orang yang tidak ingin proyek besar logistik ini berjalan, karena tanpa proyek ini sektor logistik jadi sasaran korupsi. Maka dari itu, Luhut mengajak KPK memantau juga proyek ini.

"Saya mohon KPK ini masuk ke dalam ini, banyak yang tidak mau ini jalan. Kenapa? Karena di situ lah sumber korupsi itu banyak," ujar Luhut.

TAG TERKAIT :
KPK Berita Center OTT Luhut Binsar Pandjaitan Pencegahan Korupsi Kasus Koruspi

Berita Lainnya