News

Warga Malut Diminta Waspada Pontesi Bencana Terkait Adanya Bibit Siklon Tropis di Pasifik

Aisyah Isyana - 13/04/2021 21:28

Beritacenter.COM - Masyarakat Maluku Utara dan Sulawesi Utara diimbau untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang memicu terjadinya banjir, karena adanya bibit siklon tropis di Samudra Pasifik. Pemprov Malut juga mengimbau masyarakat agar dapat lebih waspada.

"Masyarakat diminta tak melaksanakan aktivitas yang berdekatan dengan berpotensi bencana seperti melakukan penambangan di daerah rawan longsor atau di pinggir kali karena curah hujan berpotensi banjir," ujar Plt Kepala Biro Protokol, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Provinsi Malut Rahwan K Suamba dalam keterangannya, Selasa (13/4/2021).

"Masyarakat juga diminta tidak berlindung di bawah pohon saat hujan karena kencangnya angin dapat merobohkan pohon di jalan dan jalanan yang licin," sambungnya.

Baca juga :

Lantaran adanya kehadiran bibit siklon tropis 94W, BMKG menyebut adanya potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Pemprov Malut mengimbau masyarakat yang akan beraktivitas di laut untuk memperhatikan tinggi gelombang, yang diprediksi setinggi 1,25 meter hingga 6 meter di perairan Maluku Utara.

"Khusus kepada lima wilayah kabupaten dan kota, yakni Kabupaten Pulau Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, dan Kota Ternate, yang dinyatakan status Waspada agar memperhatikan semua imbauan BMKG," jelasnya.

Posisi bibit siklon tropis ini berada di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua. Kondisi ini berdampak pada kondisi cuaca.

"Tanggal 12 April 2021 (07.00 WIB) terbentuk bibit siklon tropis 94W di sekitar Pasifik Barat sebelah utara Papua, tepatnya -5,8 LU -141,1 BT yang termasuk sebagai wilayah monitoring wilayah TCWC Jakarta," ujar Deputi Meteorologi BMKG Guswanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/4).

Adapun dengan adanya bibit siklon tropis 94 W akan memberikan dampak tak langsung dalam 24 jam, yakni :

- Potensi hujan dengan intensitas lebat dalam 24 jam ke depan yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

- Wilayah dengan level waspada untuk potensi banjir/bandang 2 hari ke depan berdasarkan prakiraan berbasis dampak adalah Sulawesi Utara dan Maluku Utara

- Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Sulawesi bagian tengah dan timur, perairan utara Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud, Laut Maluku, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Halmahera, Samudera Pasifik utara Halmahera.

- Tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di perairan Raja Ampat Sorong, perairan Manokwari, perairan Biak, Teluk Cenderawasih, perairan Jayapura-Sarmi, Samudra Pasifik utara Papua Barat.

- Tinggi gelombang 4-6 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Papua

TAG TERKAIT :
Bencana Alam BMKG Sulawesi Utara Cuaca buruk Maluku Utara Siklon Tropis

Berita Lainnya