Nasional

Polisi Kantongi Identitas Anggota KKB Pembakar 12 Ruang Sekolah di Puncak Papua

Baharuddin Kamal - 14/04/2021 08:49
Sebanyak 12 unit bangun sekolah yang dibakar KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Beritacenter.COM - Polisi mengungkapkan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang terlibat dalam pembakaran 12 ruang sekolah di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, berjumlah 40 orang.

"40 orang," kata Kasatgas Humas Nemangkawi, Kombes M Iqbal Alqudussy, Selasa (13/4/2021).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya yang terdiri dari TNI-Polri tengah melakukan pengejaran. Identitas para pelaku sendiri sudah dikantongi oleh petugas. Iqbal berjanji para pelaku akan secepatnya diringkus petugas.

"TNI-Polri tidak akan tinggal diam, kami masih memburu para tersangka penembakan dan pembakaran," ujar Iqbal.

"Cepat atau lambat pasti dapat kita tangkap. Mohon doa restunya," tambahnya.

Perlu diketahui, kerugian akibat terbakarnya 12 ruang sekolah ditaksir mencapai Rp 7,2 miliar. KKB sudah dua kali melakukan pembakaran fasilitas sekolah pada Kamis (8/4).

"Pembakaran pertama dilakukan pada Kamis (7/4) sore yang menyebabkan tiga ruang SMA Negeri I Beoga hangus terbakar," kata Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait di Jayapura, Selasa (13/4/2021).

Menurut Christian, pembakaran kedua dilakukan pada Minggu (11/4) malam yang menyebabkan sembilan ruangan di SMP Negeri I Beoga juga terbakar.

"Dari sisi ekonomi, pembakaran 12 ruang sekolah tersebut telah menyebabkan kerugian dalam jumlah besar," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk membangun satu ruang belajar-mengajar di wilayah pegunungan, dibutuhkan biaya Rp 600 juta.

Aksi keji KKB tak sampai disitu. KKB juga menembak mati 2 orang guru.

 

TAG TERKAIT :
Papua POLISI Berita Kriminal Indonesia Berita Center KKB KKB Bakar Sekolah di Papua Kelompok Kriminal Senjata

Berita Lainnya