News

Ini Analisis BMKG soal Fenomena Hujan Es di Bekasi

Anas Baidowi - 14/04/2021 16:50
hujan es di Bekasi

Beritacenter.COM - Badan Hujan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) buka suara soal fenomena huja es di Bekasi, Jawa Barat.

Dari pantauan radar BMKG, terlihat adanya pembentukan awan yang cukup masif di langit Bekasi, sehingga hujan lebat mengguyur daerah tersebut.

"Saya melihat siang hari ini terjadi pembentukan awan hujan yang cukup masif, akibat sistem konvektif yang kuat. Salah satu tanda yang mencirikan kita berada di masa peralihan musim dengan seringnya terjadi hujan es dan puting beliung," ujar Koordinator Subbidang Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra, Rabu (14/4/2021).

Baca juga: Heboh Hujan Es di Bekasi

Agie mengatakan, hujan es terbentuk karena adanya awan kumulonimbus. Pada awan kumulonimbus ini, proses updraft dan downdraft terjadi cukup kuat.

"Adanya sering kali pada lapisan atmosfer tertentu tingkat pembekuan sangat rendah, dikenal dengan istilah lower freezing level," jelas Agie.

Hingga kini, BMKG mengaku baru mencatat hujan es di daerah Bekasi. Intensitas hujan di daerah itu juga terus meningkat hingga saat ini.

"Masyarakat tetap diimbau waspada, terutama ketika sedang berkendara atau di luar rumah, karena biasanya adanya hujan es juga diiringi oleh adanya awan kumulonimbus yang diikuti hujan lebat dan angin kencang. Sebaiknya (warga) berlindung di tempat yang aman dan bangunan permanen," tambahnya.

Sebelumnya, Salah seorang warga Alam Raya 2 Purigading, Jatimelati, Bekasi, bernama Syamsudin Marzuki menceritakan momen hujan es yang mengguyur daerahnya. Dia mengatakan hujan es ini diawali dengan hujan lebat yang mengguyur secara tiba-tiba.

"Jadi awalnya itu terang biasa, tiba-tiba seketika hujan. Hujan deras, hujan lebat. Disertai petir. Kita sempat khawatir sama suara ini," kata Syamsudin Marzuki, Rabu (14/4/2021).

Selanjutnya, da mengaku mendengar bunyi seperti batu yang jatuh di atap rumahnya. Suara itu, kata dia berasal dari hutiran es yang jatuh.

"Muncul es. Bunyinya cetok-cetok. Bukan (seperti bunyinya) air, itu jenis (bunyi) batu," katanya.

"Tapi tadi ada banyak begitu jatuh tidak sempat saya audio. Tapi di atap mobil pun kelihatan jelas batu," imbuhnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center BMKG Hujan Es Hujan Es Bekasi

Berita Lainnya