Kesehatan

Tips Diet saat Puasa Ramadhan, Efektif Turunkan Badan hingga 10 Kg

Anas Baidowi - 15/04/2021 22:00
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Berpuasa sudah terbukti membantu seseorang dalam melakukan program diet. terutama saat puasa Ramadhan, dimana puasa dilakukan selama satu bulan penuh.

Akan tetapi, tak jarang seseorang akan lebih banyak mengonsumsi mekanan pada malam hari dengan alasan untuk memulihakn tenaga setelah menjani puasa. Hal itu justru akan menambah berat badan. Nah, berikut ini tips diet yang bisa dilakukan sembari melakukan puasa Ramadhan.

1. Banyak makan serat dan protein

Daripada menyantap menu yang mengandung banyak kalori, akan lebih baik jika menu sahur dan buka puasa kita dipenuhi serat dan protein.

Serat lebih lama diserap dan dicerna oleh tubuh daripada kalori sehingga sangat baik untuk menu sahur. Sehingga, kamu bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa merasa kelaparan. Tak hanya itu, makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan. Dengan begitu, kamu tidak akan kalap pada saat berbuka puasa.

Adapun contoh makanan berserat yakni sayur-sayuran hijau. Sementara untuk asupan protein bisa didapatkan dari lauk seperti telur dan ikan.

2. Hindari makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman manis memang diperlukan tubuh untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun tetap saja, jangan terlalu banyak mengonsumsinya.

Saat berpuasa, produksi insulin tubuh menurun, padahal insulin berfungsi untuk mengubah gula jadi sumber energi.

Jika gula tak diubah jadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Inilah mengapa makan hidangan manis saat berpuasa bisa bikin gemuk.

Maka, lebih baik pilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi, misalnya dari buah, sayur, dan nasi merah.

3. Tetap berolahraga

Puasa jangan sampai jadi alasan bagi kamu untuk malas bergerak. Berolahraga saat puasa justru menjadi sangat efektif untuk melarutkan lemak. Biasanya tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula).

Namun, ketika puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak. Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih.

Kendati demikian, perlu diingat untuk melakukan olahraga yang cenderung ringan saat sedang puasa.

4. Minum banyak air

Minum 8 gelar air putih saat puasa dengan memakai rumus 2-2-2-2: Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.

5. Hindari gorengan

Gorengan memang cukup menggoda dimakan saat berbuka puasa. Namun hati-hati saat menyantap gorengan, karena mengonsumsi makanan serba digoreng yang sarat dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat gemuk lho.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, coba gantilah dengan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena tidak meningkatkan kadar kolesterol.

6. Tidur cukup

Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur sedangkan kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah lho.

7. Jaga porsi makan saat berbuka

Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Padahal seperti disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa. Supaya tidak makan berlebihan, coba pakai piring yang ukurannya lebih kecil.

TAG TERKAIT :
Berita Center Berita kesehatan Puasa Ramadhan 2021 Tips Diet Puasa

Berita Lainnya