News

Begini Analisis BMKG soal Gempa M 6,1 yang Mengguncang Nias

Anas Baidowi - 20/04/2021 11:57
Ilustrasi

Beritacenter.COM - Gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang Nias, Sumatera Utara. Gempa tersebut terasa hingga Padang, Sumatera Barat. BMKG menganalisis gempa terjadi karena adanya aktivitas tektonik pada lempeng Samudera Hindia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas tektonik pada lempeng Samudera Hindia (outer rise)," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo, dalam keterangannya, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Tenggara Barat

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault)," ucap Bambang.

Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryomo mengatakan bahwa episenter gempa tersebut berada di luar zona subduksi. Untuk itu, Daryono menduga gempa Nias yang terjadi pagi tadi tidak berdampak merusak.

"Episenter gempa barat daya Nias ini di peta tampak berada di luar zona subduksi. Inilah yang menjadi ciri gempa outerrise. Gaya tektonik yang bekerja di zona ini bukan kompresional atau menekan tapi gaya ektensional atau tarikan karena merupakan zona bending (regangan)," jelas Daryono.

"Outer rise merupakan zona gempa yang selama terabaikan, karena memang lebih populer zona sumber gempa megathrust. Meskipun terabaikan tetapi tidak kalah berbahaya dan dapat memicu terjadinya tsunami seperti halnya pada kasus Tsunami Selatan Jawa pada 1921 dan Tsunami Sumbawa yang destruktif Sumbawa pada 1977," katanya.

"Gempa pagi ini tempaknya tidak berdampak merusak, karena skala intenitas gempa baru mencapai III MMI di Nias, dan beberapa daerah di Sumatra Utara bagian barat mencapai II MMI. Biasanya kerusakan akibat gempa terjadi bilamana dampak gempa mencapai skala intensitas VI MMI," lanjutnya.

Diketahui, BMKG mengumumkan adanya gempa yang terjadi di laut sekitar 140 km arah barat daya Nias pada kedalaman 16 km. Sebelumnya BMKG menyatakan gempa tersebut memiliki magnitudo 6,4, namun kemudian diperbarui menjadi 6,1.

Getaran gempa dirasakan Aek Godang, Padang Sidimpuan, dan Pakpak Bharat di Sumatera Utara; Pariaman, Padang Pariaman, dan Padang di Sumatera Barat; serta Aceh Singkil di Aceh pada skala II MMI.

Pada skala I MMI getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang; pada skala II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang; dan pada skala III MMI getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti ada truk berlalu.

TAG TERKAIT :
Berita Center Gempa Bumi BMKG Gempa Nias Gempa Dahsyat Nias Sumut

Berita Lainnya