Kriminal

Oknum Prajurit TNI Membelot ke KKB, Bawa Kabur 2 Magasin Isi 70 Peluru

Anas Baidowi - 20/04/2021 14:07

Beritacenter.COM - Oknum prajurit TNI bernama Pratu Lukius Y Matuan membelot ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Oknum tersebut membawa kabur sejumlah peluru.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, prajurit tersebut telah meninggalkan pasukannya sejak 12 Februari 2021 lalu. Meskipun tak membawa senjata dari kesatuan, tetapi Pratu membawa amunisi.

"Senjata ditinggal semua, perlengkapan ditinggal, kecuali ada yang dibawa. Yang dibawa ada dua magasin. Magasin itu rumahnya peluru. Rumahnya peluru yang dimasukkan ke dalam senjata," ujar Andika saat berada di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: 

"Dua magasin dengan isi 70 butir munisi 5,56 milimeter. Itu yang dibawa," lanjut dia.

Andika menyampaikan, pihaknya sekarang ini sedang menangani kasus in9i. Dia pun telahmenyiapkan pemecatan terhadap Pratu Lukius.

"Sampai sekarang proses masih terus kita tangani. Beberapa pasal sudah kita kenakan termasuk THTI atau Tidak Hadir Tanpa Izin yang setelah 30 hari kita sudah bisa memecat yang bersangkutan," ucapnya.

Andika menyebut, pihaknya juga terus melakukan pengejaran terhadap oknum prajurit TNI itu.

"Pencarian ke yang bersangkutan terus dilakukan baik secara fisik maupun elektronik. Secara umum ada di Papua," kata Andika.

Sebelumnya diberitakan, oknum prajurit TNI Pratu Lukius Y Matuan, yang diduga membelot ke kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, dicap pengkhianat. Dia diduga bergabung KKB pimpinan Sabinus Waker.

Pratu Lukius tergabung bersama Raider 400 dan sempat ditugaskan di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021. Namun kini dia sudah dianggap sebagai pengkhianat dan masuk dalam daftar anggota KKB di Intan Jaya.

"Memang benar saat ini Pratu Lukius, yang sebelumnya tergabung dalam Yonif Raider 400, bergabung dengan KKB," ujar Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo seperti dilansir Antara, Sabtu (17/4/2021).

TAG TERKAIT :
TNI Berita Kriminal Indonesia Berita Center KKB KKB Papua

Berita Lainnya