Kriminal

Pemuda di Cirebon Nyamar Jadi Gadis Seksi Jajakan Prostitusi Online Pijat Plus-plus

Aisyah Isyana - 20/04/2021 14:17

Beritacenter.COM - Pemuda berinisial GMI (20) warga asal Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diamankan jajaran Satreskrim Polresta Cirebon. GMI yang merupakan mucikari ini membuat akun palsu di aplikasi perpesanan guna menjalankan praktik prostitusi online modus jasa pijat plus-plus.

"Tersangka ini membuat akun dengan nama perempuan. Ya, bertindak sebagai muncikari," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi kepada awak media saat jumpa pers di Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Cirebon, Jawa Barat, Selasa (20/4/2021).

Baca juga :

Tersangka GMI diketahui bekerja di tempat spa di salah satu hotel di kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon. Guna menjalakan bisnisnya, GMI menyewa salah satu kamar hotel itu untuk tempat pijat plus-plus. Dia menyamar menjadi gadis cantik dan seksi untuk kemudian fotonya di pajang di akun palsu yang dibuatnya.

"Ternyata ada yang tertarik. Tersangka ini membawa perempuan (korban) untuk pelanggannya yang sudah berkomunikasi, dan janjian di hotel itu," ucap Syahduddi.

Akibat perbuatannya, tersangka GMI dijerat UU Nomor 19/2016 tentang ITE, Pasal 296 dan 506 KUHPidana. Adapun ancaman pidananya kurungan penjara maksimal enam tahun."Korbannya ini sudah dewasa," kata Syahduddi.

Kepada polisi, GMI mengaku baru dua bulan menjadi mucikari prostitusi online dengan menggunakan akun palsu dan berpura-pura menjadi perempuan dewasa.

"Tarifnya Rp 1 juta sudah termasuk kamar. Kalau untuk pijat plus Rp 250 ribu. Ada tiga orang (wanita pekerja seks komersial) yang saya pegang. Kalau sehari bisa sampai empat pelanggan," pungkas GMI.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Prostitusi Online Polresta Cirebon Pijat Plus-plus

Berita Lainnya