News

Bertambah, Ada 20 Konten Ujaran Kebencian Jozeph Paul Zhang Diblokir Kominfo

Aisyah Isyana - 20/04/2021 15:51

Beritacenter.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo) kembali memblokir konten ujaran kebencian Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono. Terpantau bertambah, hingga siang ini terpantau ada sebanyak 20 konten diblokir Kemkominfo.

"Per hari ini 2 April, telah dilakukan takedown atau pemutusan akses pada 20 konten di YouTube terkait ujaran kebencian tersebut," ujar juru bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi, dalam siaran langsung di Kemkominfo TV, Selasa (20/4/2021).

Baca juga :

Adapun salah satu konten yang diblokir, yakni berjudul Puasa Lalim Islam yang sudah viral. Untuk hari Senin (19/4) saja, Dedy menyebut ada 7 konten yang diblokir. "13 konten diblokir siang hari ini 20 April 2021," tutur Dedy.

Dalam hal ini, Dedy menilai ujaran kebencian dan penistaan agama yang dilakukan Paul Zhang sudah tak dapat diteleransi lagi. Menurutnya, konten Paul Zhang itu berpotensi merusak persatuan.

"Kami tegaskan bahwa ujaran kebencian atau penistaan agama yang dilagukan Paul Zhang tak dapat ditoleransi dan tidak dapat diterima khususnya oleh Kemkominfo. Ini adalah hal yang merusak persatuan bangsa dengan membawa isu suku agama dan ras dan golongan di ruang digital," jelasnya.

Untuk diketahui, tersangka kasus dugaan penodaan agama Jozeph Paul Zhang alias Shindy Paul Soerjomoelyono mengaku telah melepas status WNI-nya. Namun, Bareskrim Polri menyebut Jozeph Paul Zhang masih berstatus WNI.

"Infonya demikian," ujar Agus Andrianto saat ditanya soal apakah Jozeph Paul Zhang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka masih berstatus sebagai WNI.

Sementara itu, Jozeph Paul Zhang sendiri telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri. Namun, Paul Zhang yang sempat disebut berada di Jerman itu justru meminta agar kasus yang menjeratnya tak dibahas lagi.

"Jadi teman-teman, udah, jangan membahas lagi mengenai masalah itu. Justru yang membuat saya repot sekarang adalah gereja-gereja yang menekan saya," ujarnya.

TAG TERKAIT :
Ujaran Kebencian Kemkominfo Jozeph Paul Zhang Konten Ujaran Kebencian Penistiaan Agama

Berita Lainnya