News

KSAD Soroti Tugas Komandan Terkait Pratu Lukius Membelot ke KKB

Aisyah Isyana - 20/04/2021 18:23

Beritacenter.COM - KSAD Jenderal Andika Perkasa angkat bicara soal prajurit TNI dari Yonif 410, Pratu Lukius Y Matuan, yang dilaporkan kabur dan bergaung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Dalam hal ini, Jenderal Andika menyoroti tugas setiap komandan, dimana seorang prajurit akan dilihat dari bagaimana sosok komandan diatasnya.

"Mereka yang melakukan tindak pidana yang harus mempertanggungjawabkan. Pada saat yang bersamaan kita juga selalu briefing ke para komandan satuan dan ini termasuk penilaian. Ini yang kami lakukan," ujar Andika di Mapomdam Jaya, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (20/4/2021).

"Kita tidak hanya lihat individu yang pidana, tetapi gimana leadership atau kepemimpinan di atasnya," lanjut Andika.

Andika mengatakan, insiden kaburnya Pratu Lukius juga berdampak dan memiliki konsekuensi terhadap rantai komando diatas prajurit tersebut. Pasalnya, bagaimana seorang prajurit dilihat dari bagaimana sosok komandannya.

"Kalau dia seorang prajurit satu gimana komandan peletonnya, gimana kompinya, apa yang udah dilakukan. Ini semua memiliki konsekuensi bukan hanya ke yang bersangkutan, tapi terhadap rantai komando di atasnya," ucap dia.

Dalam hal ini, Andika menyebut seorang komandan seharusnya dapat memastikan bagiamana kondisi prajurit yang ada dibawahnya. Pasalnya, seorang komandan akan bertanggung jawab atas prajurtinya.

"Kita akan serius sehingga mereka bisa lebih teliti lagi. Gimana memastikan anggota kondisinya baik-baik saja, sedang down, dan lain-lain," tutur dia.

Menurutnya, terdapat banyak prajurit TNI yang meninggalkan dinas setiap tahunnya. Dia juga menyebut kasus kaburnya Pratu Lukius Y Martuan dan memilih untuk bergabung dengan KKB Papua, bukanlah yang pertama.

"Jadi, sebetulnya kasus ini bukan hanya terjadi kali ini, walau tidak sama persis tapi prajurit yang lari atau meninggalkan dinas dan tidak kembali lagi itu cukup sering. Jadi saya juga tidak ingin misal mengambil kesimpulan kasar bahwa ini ada hubungan dengan putra daerah sama sekali tidak. Saya terbuka, nggak bohong. Setiap tahun begitu banyak," jelas Andika.

Untuk diketahui, oknum prajurit TNI, Pratu Lukius Y Matuan seketika menjadi sorotan usai membelot dari TNI dan memilih bergabung ke KKB Papua pimpinan Sabinus Waker. Saat ini, Lukius telah dicap sebagai pengkhianat.

Sebelumnya, Pratu Lukius tergabung di Raider 400 dan sempat ditugaskan di Kabupaten Intan Jaya sejak Agustus 2020 hingga Maret 2021. Namun, saat ini dia sudah dicap sebagai pengkhianat dan masuk dalam daftar anggota KKB di Intan Jaya.

"Memang benar saat ini Pratu Lukius, yang sebelumnya tergabung dalam Yonif Raider 400, bergabung dengan KKB," ujar Asisten Operasi Kogabwilhan III Brigjen Suswatyo seperti dilansir Antara, Sabtu (17/4).

TAG TERKAIT :
TNI KSAD KKB Papua Andika Perkasa Oknum TNI Pembelot

Berita Lainnya