News

Kejagung Mulai Telusuri Aset Kripto di Aliran Dana Skandal Asabri

Anas Baidowi - 21/04/2021 11:40
Gedung Asabri

Beritacenter.COM - Skandal dugaan korupsiPT Asabri memasuki babak baru. Kejaksaan Agung (Kejagung) kini mulai menelusuri ada atau tidaknya aset digital berupa mata uang kripto atau cryptocurrency di aliran dana perkara tersebut.

Hal itu terlihat dari pemeriksaan seorang direktur PT Indodax Nasional Indonesia, inisial OAD pada Jumat, 16 April 2021 lalu. Indodax merupakan platform jual beli atau yang biasa disebut dengan marketplace aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Ripple, dan puluhan aset lainnya.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Kejagung, Febrie Ardiansyah, mengatakan pemeriksaan direktur PT Indodax itu terkait dengan dugaan penggunaan fasilitas kripto oleh para tersangka kasus Asabri. Febrie menyebutkan ada dugaan para tersangka itu menyimpan atau menyembunyikan aliran uang melalui fasilitas kripto itu.

"Karena diperiksa sebagai saksi, pasti adalah, pasti ada tersangka yang dicurigai memakai fasilitas itu," kata Febrie, Rabu (21/4/2021).

Pada hari yang sama, jaksa juga turut memeriksa sejumlah saksi lain yakni SH selaku 'nominee', MM selaku karyawan swasta dan ACA selaku karyawan PT Henan Putihrai Aset Manajemen.

Sementara itu, Febrie menyebutkan tersangaka yang dicurigai memakai fasilitas kripto itu adalah Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat.

"Tetap terkait tersangka khusus Benny Tjokro dan Heru Hidayat," ucap Febrie.

"Apakah ini dalam kepentingan menyimpan atau menyembunyikan, nah ini sedang diperdalam," imbuhnya.

Dalam perkara ini Kejagung memperkirakan nilai kerugian keuangan negara sekitar Rp 23,73 triliun. Beragam aset juga telah disita jaksa.

Sejauh ini setidaknya ada 9 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu:

1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2011-2016
2. Letjen Purn Sonny Widjaja sebagai Direktur Utama PT Asabri periode 2016-2020
3. Bachtiar Effendi sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Investasi PT Asabri periode 2012-2015
4. Hari Setianto sebagai Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri periode 2013-2019
5. Ilham W Siregar sebagai Kepala Divisi Investasi PT Asabri periode 2012-2017
6. Lukman Purnomosidi sebagai Presiden Direktur PT Prima Jaringan
7. Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera
8. Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk
9. Jimmy Sutopo sebagai Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relations

TAG TERKAIT :
Berita Center PT ASABRI Skandal Asabri Korupsi PT Asabri

Berita Lainnya