News

Tantangan Perang Terbuka untuk KKB Papua!

Anas Baidowi - 21/04/2021 12:06
Bupati Puncak, Papua, Willem Wandik (tengah)

Beritacenter.COM - Bupati Puncak, Papua, Willem Wandik, mengaku bingung dengan aksi yang dlakukan para kelompok kriminal bersenjata. Pasalnya, yang awalnya mereka melakukan penyerangan ke aparat TNI-Polri, kini berubah menyerang warga sipil hingga membakar sekolah. Ia pun meminta agar KKB tak menjadikan warga korban dan menantangnya untuk berperang terbuka melawan TNI-Polri.

"Kejadian yang biasa dilakukan oleh KKB itu yang sering terjadi biasanya hanya perampasan senjata dan penembakan anggota, atau penyerangan Pos TNI/-POLRI, tetapi sekarang saya liat ini penembakan guru, tukang ojek, dan pembakaran sekolah bahkan pembunuhan masyarakat asli juga terjadi, saya bingung sekali dengan kegiatan yang dilakukan sekarang oleh kelompok-kelompok ini," ujar Willem dalam rilis resmi Humas Namengkawi yang diterima wartawan Rabu (21/4/2021).

Hal itu disampaikan Willem dalam rapat pemda Puncak dan TNI-Polri yang juga dihadiri oleh tokoh adat, okoh agama, dan masyarakat guna membahas kejadian pembunuhan serta pembakaran sekolah yang terjadi di Distrik Beoga dan beberapa kejadian Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, oleh KKB.

Dalam rapat tersebut, Willem juga heran dengan KKB Papua yang mengaku rela berjuang untuk merdeka tapi menjadikan warga lokal sebagai target sasaran penyerangan. Bahkan orang tidak bersalah seperti guru dan dan tukang ojek ditembak mati.

"Warga sendiri atau keluarga sendiri saja dibunuh, ini berjuang apa yang kayak begini, kalian berjuang apa sebenarnya, ini membuat kita yang di Papua dan bahkan dunia juga ikut bingung dengan perjuangan yang sekarang dilakukan ini," katanya.

Atas kejadian penyerangan KKB Papua terhadap warga tak berdosa, Willem mengakui bahwa dirinya takut.

"Kejadian pembunuhan saudara saya atau masyarakat saya ini membuat saya takut, kejadian ini sudah tidak benar. Benar-benar membuat saya takut, karena ini sudah sangat-sangat tidak benar, dan apabila ada orang di balik kejadian ini yang membuat atau memerintahkan untuk membunuh anak ini, saya kutuk dengan tanah ini, saya kutuk kalian semua kelompok ini," paparnya.

Willem pun menantang KKB Papua untuk perang terbuka melawan TNI-Polri. Dia bahkan menjanjikan lapangan terbuka untuk medan perang melawan TNI-Polri.

"Kalau mau perang, kami siapkan lapangan perang, biar kita masyarakat undur dan kalian berperang melawan TNI-Polri. Itu baru laki-laki, jangan membuat masyarakat jadi takut atau jadi korban," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Center KKB Papua Tantangan Perang Terbuka TNI-Polri Vs KKB

Berita Lainnya