Opini

JOKOWI HARGA MATI

Indah Pratiwi - 27/04/2021 14:00
Ditulis Oleh : Iyyas Subiakto
FOKUS : Jokowi

Dari diskusi yang lalu bahwa nama PS di hembuskan oleh M.Qodari Indo Barometer. Pertanyaannya kenapa PS, karena ini menarik.

Alasan utamanya adalah bhw dua kutub ini punya kekuatan, maka bila disatukan akan membentuk polarisasi tunggal. Dan stabilitas nasional bisa di capai utk sebuah rencana pembangunan jangka panjang.

Pertanyaan saya tetap pada kesediaan Jokowi serta berubahnya UU utk biduk konstitusi dan kemauan PS menjadi no.2. Seperti kita ketahui selama ini berkali2 PS bernafsu menjadi orang no.1. Apa mau begitu saja dijadikan no. 2. Maybe maybe not.

Baru berselang 1 hari dari acara diskusi, kita di hantam musibah armada laut Nanggala 402 kecelakaan dan menewaskan 53 pahlawan yg akan terus kita kenang. On Eternal Patrol.

Bersamaan dgn musibah itu, ada musibah masih pada urusan kapal. Terjadi musibah masuknya orang PKS partai seteru negara ini menyelundupkan orangnya masuk di jajaran direksi PT. PAL. Dan yg lebih konyol konon PS yg ngotot memasukkan oknum dari PKS itu dgn gaya marahnya.

Kita jadi bertanya, apakah PS sekedar membantu, tapi kenapa yg di bantu kok PKS, ada yg komen ini urusan logistik 2024, so berarti PS masih bersama mereka, main dua kaki yg kita curigai bener dong?.

Terus kita jd bertanya lagi apa mau PS jadi orang no dua. Bisa iya bisa tidak. Bisa kalau dia mau aman walau hanya no 2. Karena kans utk menang sangat besar. Dan tidak, Karena menurunkan ego yg lama diimpikan butuh perenungan yg dalam dan kejujuran mengakui bhw dirinya bukan pilihan rakyat Indonesia butuh jiwa besar, bukan mulut besar.

Apakah sifat itu ada dgn PS. Dari prilaku selama ini kita bisa melihat bahwa ambisi menjadi no 1 adalah mimpi besarnya. Apakah dia masih bersama Cendana, oh pasti iya, karena melepas hubungan emosional dan keluarga yg pernah bersama tak mudah dilakukan begitu saja. Selain itu disana ada logistik yg tak kecil bisa kapan saja mengalir. Dari hulu ke hilir.

Karib saya japri menanyakan, terus kita bagaimana. Jawaban saya, wait and see karena kuda masih ditempat semula, Jokowi masih memajukan pion dengan pembukaan Sisilia.

Adakah queen Gambit akan menyapu semua langkah lawan. Insyaallah. Jadi mari fokus #jokowi3kali, pasangannya bisa siapa saja yg pntg bisa kerja.

TAG TERKAIT :
Jokowi Orang Baik Jokowi Orang Hebat Jokowi Presiden Ku Jokowi Orang Jujur Jokowi 3 Periode Jokowi Tiga Periode

Berita Lainnya