Yahya Waloni Resmi Dilaporkan ke Bareskrim Atas Dugaan Penistaan Injil

Anas Baidowi - 28/04/2021 01:04

Beritacenter.COM - komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme melaporkan Ustaz Yahya Waloni ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama terhadap Injil. Laporan tersebut terkait dengan video ceramah yang menyebut bible itu palsu.

Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi (LP) Nomor: LP/B/0287/IV/2021/BARESKRIM. Yahya Waloni dilaporkan dengan dugaan kebencian atau permusuhan individu dan/atau antar golongan (SARA) pada Selasa (27/4/2021).

Baca juga: 

Dalam kasus ini, tak hanya Yahya yang dilaporkan ke polisi, pemilik akun YouTube Tri Datu juga turut diseret. Dalam video ceramah itu, Yahya Waloni menyampaikan bahwa bible tak hanya fiktif namun palsu.

Dalam laporan tersebut, mereka dijerat dengan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 45 A juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Pasal 156a KUHP.

Christian Harianto selaku koordinator Masyarakat Cinta Pluralisme mengungkapkan bahwa ada sekitar 76 orang ikut melaporkan Yahya ke Bareskrim hari ini.

"Kami dari komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme akan melaporkan Yahya Waloni dengan dugaan penistaan agama terhadap Injil dan ujaran kebencian atas nama SARA sesuai dengan bunyi Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE di Bareskrim Polri," ujar Christian melalui keterangan tertulis sebelum melaporkan kasus tersebut.

"76 relawan ikut melapor atau hadir di Bareskrim Mabes Polri sampai hari Selasa pagi, 27 April 2021," tambahnya.

TAG TERKAIT :
Bareskrim Polri Berita Center Penistaan agama Kasus Penistaan Agama Yahya waloni Penistaan Injil Komunitas Masyarakat Cinta Pluralisme

Berita Lainnya