Nasional

Polri Tegaskan Cairan yang di Bawa Densus 88 dari Bekas Markas FPI Bahan Peledak TATP

Baharuddin Kamal - 30/04/2021 17:30
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.

Beritacenter.COM - Polri menegaskan bahwa sejumlah barang bukti dan cairan yang ditemukan di bekas markas Front Pembela Islam (FPI), Petamburan, merupakan bahan peledak Triaseton Triperoksida (TATP).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan guna membantah adanya pernyataan yang menyebutkan cairan yang dibawa polisi adalah pembersih toilet.

"Hasil identifikasi tim Puslabfor yang telah melakukan identifikasi menyimpulkan bahwa barang yang ditemukan tersebut adalah bahan kimia yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan peledak TATP," kata Ramadhan di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Dia menjelaskan, bahan kimia tersebut dapat digunakan sebagai alat peledak, seperti bom molotov hingga Trinitrotoluena (TNT). Sementara, Triaseton Triperoksida (TATP) sendiri merupakan cairan aseton yang biasa digunakan sebagai bahan peledak.

"Rentan digunakan sebagai bahan pembuatan bom molotov, dan yang ketiga bahan kimia yang merupakan bahan baku peledak TNT," ujar Ramadhan.

Namun, Ramadhan pun menolak berkomentar lebih lanjut mengenai bahan peledak yang menjadi bukti tersebut agar tak menjadi bahan pembelajaran bagi masyarakat umum secara rinci.

Dia hanya menegaskan, bahwa pernyataan kuasa hukum Munarman yang mengklaim bahan-bahan tersebut sebagai cairan pembersih toilet adalah salah. Menurutnya, tak semua bahan yang ditemukan ialah merupakan bahan pembersih.

"Pada saat ditemukan, diantaranya ada pembersih toilet. Jadi bukan semua barang tersebut pembersih toilet. Diplesetkan bahwa yang ditemukan Densus adalah pembersih toilet," ucap Ramadhan.

TAG TERKAIT :
POLRI Bareskrim Polri Berita Center Markas FPI FPI Teroris Munarman Teroris Bahan Peledak TATP

Berita Lainnya