Kriminal

Ini Penjelasan Polri soal Penetapan 9 Tersangka ke-9 Pendemo Hardiknas

Aisyah Isyana - 04/05/2021 22:58

Beritacenter.COM - Sebanyak 9 orang pendemo di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ditetapkan polisi sebagai tersangka. Polisi menjerat ke-9 pendemo di depan gedung Kemendikbud dengan UU Wabah Penyakit Menular.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut polisi sudah beberapa kali menyampaikan teguran kepada masa aksi demo. Namun, para pendemo mengabaikan teguran petugas dan tetap menggelar aksi demo.

Baca juga :

"Sudah kita kasih tahu, sudah pertama mereka berkumpul, sudah tak sesuai. Kemudian kita sampaikan (teguran) pertama 'udah, kembalilah, sudah lewat jam berapa ini?' Sampai kedua kali pun tidak diindahkan, ketiga kali tidak diindahkan," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Selasa (4/5/2021).

"Sekarang ini PPKM berskala mikro. Masa mau jadi kayak India kita ini, masa tidak mau dibatasi untuk berkumpul?" sambungnya.

Yusri menegaskan jika pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan massa untuk segera membubarkan diri, namun tetap tak diindahkan.

"Yang terjadi kemarin sudah diperingati oleh petugas. Sejak pagi sudah demo, sekitar pukul 16.30 WIB itu diingatkan lagi untuk pertama nih, sebaiknya cukup, mengingat ini juga hari puasa dan juga situasi pandemi COVID ini kan 5M kita mengharapkan," katanya.

Lebih lanjut, Yusri memastikan pihaknya sama sekali tak melaran penyampaian pendapat di mukam umum. Hanya saja, situasi saat ini ditengah pandemi COVID-19, Yusri meminta agar kegiatan itu tetap harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Ada menyampaikan hak asasi manusia untuk menyampaikan, boleh saja. Tapi juga ada hak dan kewajiban untuk memperhatikan hak untuk sehat di masa pandemi ini. Nah semuanya ini yang harus seimbang antara hak untuk berkumpul dan hak untuk sehat," tutur Yusri.

"Ini harus dipahami oleh adik-adik mahasiswa. Petugas tidak akan melarang, silakan menyampaikan pendapat di muka umum. Tetapi dengan batasan-batasan," lanjut dia.

Tak hanya UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular pada Pasal 14, polisi juga menjerat kesembilan tersangka dengan Pasal 216 ayat 1 dan Pasal 218 KUHP. Polisi tak menahan 9 tersangka itu, namun dia memastikan proses hukum terhadap mereka tetap berjalan.

"Pagi tadi sudah kembali semuanya. Ada yang bilang ditahan, nggak ditahan. Ancamannya 4 bulan itu 216, 218. Kemudian di Undang-Undang Wabah Penyakit Nomor 4 juga sama. Tidak dilakukan penahanan, tetapi prosesnya berjalan," jelasnya.

TAG TERKAIT :
Berita Kriminal Indonesia Demo Depan Kemendikbud Demo Hari Pendidikan Nasional Demo Hardiknas

Berita Lainnya