Nasional

Apa Itu Jaringan Interpol I-24/7 yang Digunakan KKP?

Lukman Salasi - 06/05/2021 15:07

BeritaCenter.COM – Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggunakan Jaringan Interpol I-24/7 untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di sektor sumber daya kelautan dan perikanan.

Plt. Dirjen PSDKP, Antam Novambar mengatakan, Jaringan Interpol I-24/7 merupakan jaringan komunikasi global Interpol yang disebut sebagai Interpol Global Police Communication System (IGCS) yang bekerja selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam sepekan, yang digunakan sebagai sarana pertukaran informasi antara negara anggota Interpol.

Harapannya, kata Antam, penggunaan Jaringan Interpol I-24/7 ini dapat mendukung pengawasan perikanan karena dilengkapi sejumlah fitur seperti notice terkait modus operandi IUU Fishing, status kapal perikanan maupun program pelatihan online.

Dia juga menjelaskan, selain telah memiliki jaringan pada sejumlah Processing Unit yang telah terkonfigurasi dengan jaringan I-24/7, Ditjen PSDKP juga melakukan pelatihan kepada para operator agar dapat mengakses data base yang ada, diantaranya notices, stolen vessel, travel document, dan e-learning.

“Ada 6 operator dan 1 koordinator operator jaringan yang akan dilatih langsung dari NCB Interpol Indonesia mulai tanggal 5 – 7 Mei 2021,” jelas Antam dikutip dari rilis resmi KKP, Kamis (6/5/2021).

Sementara itu, Plt. Direktur Penanganan Pelanggaran, Nugroho Aji menyampaikan bahwa pemanfaatan Jaringan Interpol I-24/7 ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Ditjen PSDKP dan Divisi Hubinter POLRI Nomor 05/PKS-DJPSDKP/XII/2020 dan Nomor PKS/82/XII/2020 tentang Pemanfaatan Jaringan INTERPOL I24/7 dalam Pertukaran Data dan/atau Informasi, yang ditandatangani tanggal 15 Desember 2020.

TAG TERKAIT :
Berita Center Penegakan Hukum KKP Ditjen PSDKP Jaringan Interpol 1-24/7 Pengawasan Sumberdaya Kelautan

Berita Lainnya