Internasional

Indonesia Kecam Tindak Kekerasan Terhadap Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa

Anas Baidowi - 09/05/2021 13:15
Seorang warga Palestina yang berdoa, sementara polisi Israel berkumpul setelah bentrokan di kompleks Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, (7/5/2021)

Beritacenter.COM - Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengecam Aksi kekerasan terhadap warga sipil Palestina di wilayah Masjid Al-Aqsa yang menyebabkan ratusan korban luka-luka dan melukai perasaan umat Muslim.

Tak hanya itu, pengusiran paksa juga dilakukan terhadap enam warga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

“Pengusiran paksa dan tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan berbagai resolusi DK PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949, dan berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan,” demikian keterangan Kemlu, merujuk pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Untuk itu, pemerintah Indonesia mendesak masyarakat internasional melakukan langkah nyata untuk menghentikan langkah pengusiran paksa warga Palestina dan tidak kekerasan terhadap warga sipil.

Sebelumnya dilaporkan bentrokan antara pengunjuk rasa Palestina dan polisi Israel di luar Kota Tua Yerusalem meledak pada Sabtu (8/5/2021), Bentrokan itu terjadi ketika puluhan ribu jamaah Muslim bersembahyang di malam suci Lailatul Qadar.

Dalam bentrokan tersebut, sedikitnya 80 orang terluka, termasuk anak di bawah umur dan satu tahun, dan 14 orang dibawa ke rumah sakit, sementara satu polisi Israel terluka.

Ketegangan meningkat di kota itu sepanjang bulan suci Ramadhan, di tengah meningkatnya kemarahan atas potensi pengusiran warga Palestina dari rumah-rumah mereka di Yerusalem, tanah yang diklaim oleh pemukim Yahudi.

Di Jalur Gaza Palestina, ratusan pengunjuk rasa berkumpul di sepanjang perbatasan dengan Israel. Militer Israel mengatakan massa melemparkan ban dan petasan yang terbakar ke arah pasukan. Militan Gaza menembakkan setidaknya satu roket ke Israel yang mendarat di daerah terbuka, 

Israel mengatakan, pihaknya meningkatkan pasukan keamanan pada Sabtu untuk mengantisipasi konfrontasi lebih lanjut di Yerusalem, Tepi Barat yang diduduki dan Gaza setelah bentrokan sengit meletus malam sebelumnya di Masjid Al-Aqsa.

Selain itu, bentrokan meletus setiap malam di Sheikh Jarrah Yerusalem Timur, lingkungan tempat banyak keluarga Palestina menghadapi pengusiran dalam kasus hukum yang sudah berjalan lama.

TAG TERKAIT :
Palestina Berita Center Israel Kekerasan Israel

Berita Lainnya