Opini

6 Sunnah yang Diajakan Nabi Muhammad SAW Saat Hari Raya Idul Fitri

Dewi Sari - 13/05/2021 05:30

Beritacenter.COM - Memperingati Idul Fitri satu tahun sekali merupakan suatu kebanggan bagi umat muslim di dunia usai melewati satu bulan lamanya puasa di Bulan Ramadhan. Ada beberapa sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW ketika Hari Raya.

Berikut 6 sunnah diajakarkan Rasullah yang dilakukan Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam ketika Hari Raya.

1. Membersihkan diri dan memakai wangi-wangian

Disunnahkan untuk mandi sebelum berangkat Sholat Idul Fitri. Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasalam sebelum berangkat Sholat Id melakukan mandi sunnah, memakai wangi-wangian, dan mengenakan pakaian yang terbaik pada hari raya Idul Fitri.

"Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam memerintahkan kepada kami agar pada kedua hari raya memakai pakaian yang terbagus, memakai wangi-wangian yang terbaik, dan berkurban dengan hewan yang paling berharga." (HR Al Hakim)

2. Makan sebelum Sholat Id

Dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya, ia berkata:

"Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat Sholat Id pada hari Idul Fithri dan sebelumnya Beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, Beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari Sholat Id baru Beliau menyantap hasil kurbannya." (HR Ahmad 5: 352. Syaikh Syu'aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadis ini hasan)

Sebelum Sholat Idul Fitri disunnahkan makan sebelum keluar rumah dikarenakan adanya larangan berpuasa pada hari tersebut dan sebagai pertanda bahwa tidak lagi berpuasa.

Kemudian ada riwayat dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

"Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah keluar pada hari Idul Fithri (ke tempat sholat) sampai Beliau makan beberapa kurma terlebih dahulu. Beliau memakannya dengan jumlah yang ganjil." (HR Bukhari 953)

Kalau tidak mendapati kurma, boleh makan makanan halal lainnya.

3. Bertakbir dari rumah menuju tempat sholat

Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa salam mulai bertakbir ketika waktu sudah tiba 1 Syawal. Rasulullah melakukan takbir mulai dari Maghrib hingga menjelang pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Seperti yang dijelaskan Allah Subhanahu wa ta'ala dalam QS Al Baqarah Ayat 185:

"Dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan puasa serta bertakbir (membesarkan) nama Allah atas petunjuk yang telah diberikan-Nya kepadamu, semoga dengan demikian kamu menjadi umat yang bersyukur."

4. Melaksanakan Sholat Idul Fitri

Ibnu Abbas mengisahkan bilamana Rasulullah senantiasa keluar rumah bersama istri-istri dan anak-anaknya pada dua hari besar umat Islam yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.

"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengajak keluar seluruh istri dan anak-anak perempuannya pada waktu dua hari raya." (HR Ibnu Majah dan Baihaqi)

Rasulullah lalu melaksanakan salat Id berjamaah bersama keluarga dan umatnya.

"Aku sering salat dua hari raya bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa azan dan iqamat." (HR Muslim)

Nabi Muhammad juga mengakhiri pelaksanaan Sholat Idul Fitri biasanya ketika matahari sudah setinggi tombak atau sekira 2 meter. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan zakat fitrah.

5. Saling mengucapkan selamat atau doa

Sunnah yang baik yang bisa dilakukan ketika Idul Fitri adalah saling mengucapkan selamat. Selamat di sini dapat dalam bentuk doa seperti dengan ucapan "Taqabbalallahu minna wa minkum" (semoga Allah menerima amalan kami dan kalian). Ucapan seperti itu sudah dikenal di masa salaf dahulu.

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berjumpa dengan hari Id (Idul Fitri atau Idul Adha), satu sama lain saling mengucapkan, "Taqabbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian)."

Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan. (Fath Al Bari, 2: 446).

Imam Ahmad rahimahullah berkata:

"Tidak mengapa (artinya: boleh-boleh saja) satu sama lain di hari raya Id mengucapkan Taqobbalallahu minna wa minka." (Al Mughni, 2: 250)

6. Mengambil jalan berbeda saat berangkat dan pulang

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

"Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di hari Id (ingin pergi ke tempat sholat), Beliau membedakan jalan antara pergi dan pulang." (HR Bukhari No. 986)

TAG TERKAIT :
Berita Center Sunnah Solat Idul Fitri

Berita Lainnya

Turun Mesin

Opini 11/06/2021 16:00