Nasional

Presiden Jokowi Sebut Seleksi TWK Untuk Perbaiki KPK

Anas Baidowi - 17/05/2021 16:04
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Beritacenter.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat biicara terkait polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, TWK tersebut merupakan salah satu sarana untuk memperbaiki lembaga antirasuah tersebut.

"Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK," kata Presiden Jokowi dalam, Senin (17/5/2021).

Jokowi menampik bahwa TWK yang dlakukan terhadap para pegawai KPK tersebut hanya untuk menyingkirkan 75 pegawai KPK, termasuk salah satunya adalah penyidik senior Novel Baswedan.

"Tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos tes," imbuhnya.

Jokowi juga masih berpegang pada UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan UU Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK), yang menyatakan Bahwa alih status pegawai KPK menjadi ASN tidak boleh merugikan para pegawai KPK, apalagi mereka yang dinyatakan tidak lolos dalam ujian seleksi yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk itu, Presiden Joko Widodo meminta kepada semua jajaran lembaga dan kementerian terkait untuk mengatur skenario dalam mengakomodir 75 pegawai KPK yang tidak lolos seleksi TWK tersebut.

"Saya minta kepada para pihak yang terkait, khususnya pimpinan KPK, Menteri PANRB, dan juga Kepala BKN untuk merancang tindak lanjut bagi 75 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus tes dengan prinsip-prinsip sebagaimana yang saya sampaikan tadi," ujarnya.

Namun demikian, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pengalihan status pegawai KPK menjadi ASN merupakan sarana untuk memperbaiki kinerja individu dan lembaga agar lebih berintegritas dan sistematis.

"Pengalihan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi bagian dari upaya untuk pemberantasan korupsi yang lebih sistematis," pungkasnya.

TAG TERKAIT :
KPK Jokowi Berita Center Presiden Jokowi TWK

Berita Lainnya